Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bupati Abdullah Azwar Anas Dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (Foto: Merdeka)
Dream - Kabar baik bagi para pelajar di Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Pemerintah setempat membuat terobosan baru dengan menggratiskan kendaraan umum bagi wisatawan dan pelajar. Biaya itu akan ditanggung dengan dana subsidi Pemkab Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan bila program ini lancar, rencananya jumlah armada angkutan umum ditambah.
" Angkutan umum ada keluhan pelajar telat karena Lin-nya ngetem terus karena tidak ada penumpang. Jadi kita subsidi. Ada 32 kendaraan untuk angkutan mobil untuk sekolah, jadi terus keliling kota," kata Anas kepada Merdeka Banyuwangi, Sabtu, 29 Juli 2017.
Angkutan gratis untuk anak-anak sekolah ini beroperasi mulai pukul 06.00-07.00 WIB, adapun untuk jam pulang sekolah akan beroperasi antara pukul 12.00-14.00 WIB.
Dari 32 kendaraan ini, ada 10 jalur lintasan di sekitar kota Banyuwangi. Sementara itu pelajar yang ingin menikmati fasilitas angkutan gratis cukup menunggu di pinggir jalan.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengapresiasi langkah Pemkab Banyuwangi yang telah memberikan perhatian kepada pelajar.
" Tidak hanya ramah kepada wisatawan, tapi ramah juga kepada anak sekolah. Harus disyukuri, karena inilah tujuan anggaran APBD sesuai untuk kebutuhan rakyatnya," kata Enggar.
Enggar juga mengapresiasi kinerja Bupati Anas yang sudah selaras dengan visi pemerintah pusat.
" Kepemimpinan bupati selaras dengan presiden. Bicara target segalanya terukur dan bisa dilihat hasilnya. Sekarang Banyuwangi menjadi topik pembicaraan di tingkat nasional dan beberapa kolega ingin mengenal Banyuwangi," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya