Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Tim Relawan BRIsyariah Saat Menyerahkan Bantuan Korban Gempa Palu Dan Donggala (Foto: BRIsyariah)
Dream - Niat para donatur untuk memberikan bantuan pada korban gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah memang membutuhkan perjuangan. Dengan akses yang sulit, tak jarang donatur harus menempuh perjalanan panjang dan lama.
Pengalaman inilah yang dialami tim relawan PT Bank BRIsyariah Tbk yang hendak mengirimkan bantuan untuk pengungsi di Palu dan Donggala. Tim harus menempuh perjalanan dua hari untuk sampai dolokasi.
" Alhamdulillah, tim relawan yang membawa bantuan untuk korban gempa akhirnya bisa tiba di kota Palu. Walaupun medannya sulit, tapi apapun bisa kita atasi dengan izin dan bimbingan Allah SWT," kata Direktur Utama BRIsyariah Moch. Hadi Santoso yang juga sempat meninjau langsung kota Palu pada hari Senin (1 Oktober 2018) dalam keterangan tertulisnya..
BRIsyariah diketahui menyalurkan bantuan kepada para pengungsi di Palu dan Donggala melalui Kantor Cabang Makassar. Bantuan yang dibawa berupa makanan siap saji, air minum, beras, mie instan, kompor, selimut, tenda, obat-obatan.
Total nilai bantuan yang mencapai Rp100 Juta dibawa relawan melalui jalan darat dari kota Makassar.
Medan yang sulit menjadikan perjalanan tim relawan dari Makassar memakan waktu yang cukup lama. Dengan pengawalan ketat personil TNI dan Polri, bantuan tersebut sampai di Palu dan siap didistribusikan.
Hadi yang meninjau lokasi musibah mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi kota Palu, Donggala dan masyarakat yang menjadi korban.
" Tentunya diawali niat baik dan tulus. Terima kasih untuk pihak-pihak yang telah mengawal bekerjasama, hingga akhirnya tim relawan dan bantuan bisa disalurkan sesegera mungkin bagi yang membutuhkan," katanya.
Menyinggung soal operasional perbankan di lokasi terdampak bencana, Hadi mengatakan perusahaan sampai saat ini masih melakukan inventarisir. Proses ini harus dilalui karena jaringan bahkan komunikasi di Palu masih belum lancar.
Kabar duka juga melanda BRIsyariah. Hadi mengatakan salah satu pegawainya menjadi satu diantara ribuan korban meninggal dalam bencana tersebut.
Pegawai bernama Anal Elkusdayana yang menjabat financing reviewer manajer di kantor cabang BRIsyariah Palu meninggal dunia tertimpa bangunan.
Saat gempa berlangsung, Anal diketahui tengah berada di lingkungan BRIsyariah Kantor Cabang Palu menanti waktu sholat Maghrib. Saat gempa mulai terjadi, beberapa rekan Anal sempat menyelamatkan diri. Malang, Anal tertimpa bangunan dan meninggal dunia.
" Sungguh kejadian ini menyisakan duka yang mendalam bagi kami keluarga besar BRIsyariah seluruh Indonesia," ungkap Hadi.
Selain menyalurkan bantuan, BRIsyariah juga terus membuka rekening donasi. Bagi masyarakat yang ingin membantu korban gempa di Palu dan Donggala, dapat menyalurkan sumbangan melalui rekening infaq shadaqah BRIsyariah 1003987716, Dompet Bencana dan Kemanusiaan melalui UPZ BAZNAS BRIsyariah 2020555555 a/n Badan Amil Zakat Nasional.
Donasi juga bisa disalurkan melalui rekening Aksi Peduli Bencana BRIsyariah dan Rumah Zakat 1000859172 a/n Yayasan Rumah Zakat Indonesia, aksi #indonesiabersamapalu-donggala BRIsyariah dan Aksi Cepat Tanggap di virtual account dengan nomor 1039726064 a/n Aksi Cepat Tanggap,aksi peduli gempa dan tsunami BRIsyariah bersama Baitul Maal Hidayatullah di nomor rekening 10838643847 a/n Baitul Maal Hidayatullah. Seluruh dana yang terkumpul akan disumbangkan kepada korban gempa Palu dan Donggala.(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya