Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Satu Pertanyaan Yang Bisa Membuat Pelamar Kerja Deg-degan Menjawabnya. (Foto: Shutterstock)
Dream – Dari sekian banyak pertanyaan yang diajukan perusahaan pada pelamar, mungkin ini yang paling menakutkan. Menjawab terlalu jujur bisa menjadi bumerang tapi jika tak dijawab dianggap tak qualified.
Yup, satu pertanyaan paling menakutkan itu adalah “ Apa kelemahan terbesar kamu?” .
Pada kesempatan ini, pewawancara akan melihat kandidat mana yang benar-benar siap menjawab pertanyaan yang tidak membuat nyaman ini.
Supaya tidak grogi menjawab pertanyaan tentang kelemahan terbesar, kamu bisa mempersiapkan diri dengan cara mengikuti cara-cara ini.
Dilansir dari Popsugar, Kamis 22 Maret 2018, kamu sebaiknya tidak memberikan jawaban yang umum, misalnya " kelemahan terbesar saya adalah saya terlalu perfeksionis atau penggila kerja”. Mungkin ini benar, tapi sayangnya pewawancara sudah sering mendengar alasan ini.
Langkah kedua, kamu harus jujur. Galilah diri kami lebih dalam dan temukan apa sebenarnya kelemahan sejatimu. Tuliskan di atas selembar kertas dan temukan salah satu yang bisa kamu gunakan untuk menjawab pertanyaan ini. Untuk bantuan, kamu bisa menjelaskan kelemahan yang dihadapi di pekerjaan sebelumnya dan pikirkan tentang kritik yang membangun dari manajer.
Meskipun harus jujur, kamu juga sebaiknya mengingat satu hal. Hindari kelemahan yang bisa merusak kesempatan mendapatkan pekerjaan. Misalnya, ketika kamu melamar pekerjaan di bagian marketing, jangan katakan kamu tak bisa bernegosiasi atau bekerja sama dengan tim.
Pesan terakhir adalah ungkapkanlah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi kelemahan. Ini merupakan kesempatan kamu untuk menunjukkan pewawancara bahwa kamu mampu proaktif dan cakap mengatasi kelemahan. Dengan kata lain, cara kamu “ menaklukkan” kelemahan ini akan dilihat sebagai kekuatan.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya