Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pesawat Militer Buatan Korsel Dan Indonesia (http://www.parija-venturindo.com/)
Dream - Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) sepakat melanjutkan program pembangunan pesawat tempur modern KFX/IFX yang menggunakan teknologi teranyar. Proyek bersama ini sebenarnya sudah dimulai sejak Desember 2012.
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 7 Oktober 2014 sesumbar Indonesia dan Korsel mampu membangun pesawat tempur multifungsi canggih. Pesawat yang berkemampuan di atas jet tempur F-16.
" Diharapkan semua agreement sudah bisa ditandatangani pada akhir November 2015 dan program EMD (Engineering Manufacturing Design) sudah siap untuk dimulai," kata Purnomo seperti dikutip Dream dari laman merdeka.com.
Program kerjasama Pengembangan Pesawat Tempur KF-X/IF-X dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu tahap pengembangan teknologi, pengembangan mesin dan terakhir tahapan produksi.
Tahap pengembangan teknologi telah selesai dilaksanakan pada Desember 2012. Artinya, proyek pesawat tempur kini tengah memasuki persiapan tahap pengembangan mesin.
Pemerintah Korea memastikan enam pesawat akan melakukan tes terbang (Flight Test) di Korea dan satu prototip akan diberikan ke Indonesia untuk dirakit dan dievaluasi.
Pilot dan seluruh insinyur dari Indonesia akan terlibat dalam seluruh proses pembangunan 6 pesawat itu.
Dalam proyek ini, pembagian porsi pembiayaan antara Korea dan Indonesia adalah 80:20. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya