Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pria Slowakia Bernama Stefan Polgari Memiliki 3.500 Unit Ponsel Lawas. (Foto: Fcebook)
Dream – Sebelum ponsel pintar “ menyerang”, biasanya orang-orang hanya memiliki 1-2 unit telepon seluler (ponsel). Tapi, itu tidak berlaku bagi seorang pria dari Slowakia, Stefan Polgari.
Pria ini punya 3.500 unit telepon seluler dengan 1.231 model yang berbeda. Saking banyaknya, Polgari membuat museum telepon seluler “ kuno” di rumahnya.

Dilansir dari Oddity Central, Minggu 19 Maret 2017, Polgari sudah mulai mengkoleksi ponsel lawas sejak 15 tahun yang lalu. Ketika itu, dia menjadi seorang reviewer ponsel secara online.
Telepon seluler yang dikoleksinya adalah Nokia, Alcatel, Sagem, Ericsson, dan merek-merek lain yang berada di Slowakia pada waktu itu.
Dua tahun kemudian, pria berusia 26 tahun ini memborong 1.000 ponsel kuno dengan harga ribuan euro dari seseorang.

Kini, dia dengan bangga menyebut dirinya sebagai pemilik 3.500 unit ponsel kuno dan setengahnya masih bekerja dengan baik. Koleksi ponsel Polgari ini telah membuat berita utama dan menyabet penghargaan dari Museum Rekor Slowakia sebagai pemilik ponsel terbanyak di Slowakia.
Koleksinya pun beragam, mulai dari ponsel legendaries Nokia 3310 hingga ponsel layar sentuh pertama—tidak disebutkan namanya—dan populer di kalangan pengusaha.

Banyaknya koleksi ponsel Polgari ini membuat dia ingin membuat museum telepon seluler di rumahnya, Dobsina, Slowakia. Dia memanfaatkan loteng rumah untuk menjadi museum dan ponsel-ponselnya disusun di rak kayu.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya