Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kelinci (gadis.com)
Dream - Kelinci merupakan salah satu hewan yang dikonsumsi manusia. Beberapa pedagang pun ada yang menjual menu olahan daging kelinci seperti sate dan tongseng.
Tetapi, ada pemahaman yang menyatakan memakan daging kelinci adalah haram. Dasarnya, kelinci punya siklus haid laiknya manusia yang menyebabkan hewan itu diharamkan.
Apakah benar demikian?
Mengutip penjelasan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, hukum dasar dari semua makanan adalah halal selama belum ada aturan tegas yang mengharamkannya. Hal ini merujuk pada Alquran Surat Al Baqarah ayat 29.
" Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."
Sementara untuk memberikan batasan, ketentuan tentang keharaman bahan makanan tercantum dalam Alquran Surat Al Baqarah ayat 173.
" Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah."
Dari ayat di atas, maka bahan makanan yang diharamkan untuk dikonsumsi hanya bangkai, darah, daging babi, dan daging hewan yang disembelih tidak dengan menyebut nama Allah SWT. Sementara pada beberapa surat lain juga dimuat bahan makanan yang diharamkan lainnya yaitu khamr dan daging hewan berkuku tajam serta bertaring.
Sementara terkait kelinci, hewan ini tidak termasuk hewan bertaring dan berkuku tajam. Kelinci termasuk hewan pengerat, sehingga Allah SWT menghalalkan daging kelinci untuk dimakan.
Sedangkan mengenai pengqiyasan kelinci seperti manusia karena punya siklus haid tidaklah tepat. Jika pendapat ini dipakai, maka semua hewan yang mengandung dan melahirkan anak adalah haram dimakan.
Berdasarkan ilmu hewan, hewan-hewan yang bisa mengandung dan melahirkan anak memiliki siklus haid seperti manusia.
" Dan di antara binatang ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. Makanlah dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu." (QS Al Anam: 142)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya