Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Raja Salman Bin Abdulaziz (kiri) Bersama Presiden Xi Jinping (kanan). (Foto: Sydney Morning Herald)
Dream – Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, melanjutkan lawatannya ke Tiongkok setelah mengunjungi Jepang. Raja Salman menandatangani kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan lebih dari Rp800 triliun.
Dilansir dari Sidney Morning Herald, Jumat 17 Maret 2017, selama pertemuannya dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, Raja Salman menandatangani kerja sama senilai U$65 miliar (Rp867,11 triliun) dari kerja sama di sektor ekonomi sampai antariksa.
Dua negara ini juga mempererat kerja samanya di bidang energi dengan membuat 20 perjanjian kerja sama di investasi minyak dan energi baru terbarukan. Bahkan, Tiongkok pun juga berdiskusi untuk kemungkinan membeli saham BUMN migas Arab Saudi, Saudi Aramco. Sekadar informasi, Aramco memang mempersiapkan diri untuk melantai di bursa.
Jika dibandingkan dengan nilai kerja sama Arab Saudi dengan Malaysia dan Indonesia, nilai kerja sama dengan Tiongkok ini menjadi yang terbesar.
Saat berkunjung ke Indonesia, Raja Salman membawa investasi di sektor minyak sebesar US$6 miliar (Rp80,18 triliun) untuk proyek kilang dan proyek-proyek lainnya senilai US$1 miliar (Rp13,36 triliun).
Sementara di Negeri Jiran, Malaysia, nilai investasi Arab Saudi di sektor migas mencapai US$7 miliar (Rp93,39 triliun). Proyek kilang minyak ini berdiri di selatan Johor, yaitu refinery and petrochemical integrated development atau kilang minyak dan petrokimia yang terintegrasi.
Di samping itu, Raja Salman juga berkunjung ke Jepang. Di Negeri Sakura, Raja Salman meneken sembilan kerja sama di bidang industri kompetitif, energi, perawatan kesehatan, pengobatan, dan investasi.
Sang raja pun mempromosikan Aramco untuk listing di Bursa Efek Tokyo. Kedua negara ini juga sepakat untuk melakukan studi kelayakan untuk pengaturan ulang zona ekonomi khusus untuk menarik perusahaan-perusahaan Jepang berinvestasi di Saudi. Namun, tidak disebutkan nilai kerja samanya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan