Raja Salman Beberapa Kali Mandi di Pantai Bali

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 12 Maret 2017 15:13
Raja Salman Beberapa Kali Mandi di Pantai Bali
Menurut Raja Salman, air di Bali...

Dream - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud telah bertolak ke Haneda, Jepang untuk melanjutkan kunjungan kenegaraannya. Dia berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 10.30 WITA.

Sebelum berangkat meninggalkan Bali, Raja Salman sempat menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi‎ di Hotel St Regis.

" Tadi saya diterima beliau pukul 10.10 WITA di Hotel St Regis," kata Retno usai mengantar keberangkatan Raja Salman di ruang VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Minggu 12 Maret 2017.

Banyak hal yang diperbincangkan Retno dan Raja Salman. Salah satunya adalah kesan orang nomor satu di Jazirah Arab itu selama berlibur di Bali.

Raja Salman, kata Retno, sangat senang berlibur di Pulau Dewata. Bahkan, Penjaga Dua Kota Suci itu mengakui beberapa kali berenang di Pantai Geger yang terletak persis di belakang hotel tempatnya menginap, St Regis Nusa Dua.

‎" Beliau menyampaikan sangat senang tinggal di Bali dan beliau menyampaikan sempat beberapa kali berenang di pantai," jelas Retno.

 Pantai di Bali yang ditutup privat untuk Raja Salman© Antara

Pada kesempatan itu, Retno juga menanyakan kesamaan udara dan air di Bali‎ dengan di Arab Saudi. Menjawab pertanyaan itu, Raja Salman mengaku ada perbedaan mencolok udara dan air di Bali dengan di negaranya.

" Beliau menyampaikan bahwa udara di Bali jauh lebih dingin dari pada di Jeddah. Saya juga tanya airnya dingin atau hangat. Beliau menyampaikan jika airnya lebih dingin dari yang ada di Jeddah," papar Retno.

Dari pengamatan Retno, Raja Salman begitu menikmati dan puas atas masa liburannya di Bali. Ia pun tak menampik saat ditanya rona cerah yang tergambar di wajah Raja ke tujuh tersebut.

" Beliau sangat menikmati kunjungannya di Indonesia. Dari rona wajah saya melihat beliau sangat puas dan menikmati kunjungannya ke Bali ini. Alhamdulillah auranya positif," demikian Retno.

(Laporan Berry Putra, Bali)

1 dari 2 halaman

Cerita Menag Kaget Lihat Hal Mengejutkan dari Raja Salman

Dream - Sebagai satu-satunya pejabat Indonesia yang berada satu mobil dengan Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud saat bertolak ke Istana Bogor, Menteri Agaman Lukman Hakim Saifuddin menyimpan banyak cerita sepanjang perjalanan.

Salah satu yang paling berkesan adalah saat Raja Salman begitu terkejut dengan besarnya sambutan masyarakat kota Bogor.

" Saya ditugaskan oleh negara sebagai minister in attendance, jadi menteri yang memang melekat kepada tamu negara. Tidak semua tamu negara, tapi hanya tamu negara yang khusus saja yang memerlukan minister in attandance, dan termasuk kali ini adalah Raja Salman," terang Lukman dikutip Dream dari laman Kemenag.go.id, Sabtu, 4 Maret 2017.

Menag mengungkapkan banyak hal yang diceritakan Raja Salman sepanjang perjalanan. Lukman mengaku awalnya dia membayangkan Raja Salman sebagai orang yang irit bicara.

Namun alangkah terkejutnya sang menteri, saat Sang Raja justru banyak bercerita sejak meninggalkan Halim Perdanakusuma hingga tiba di Istana Bogor.

" Hampir tiga per empat lamanya kami menempuh perjalanan itu, beliau yang lebih banyak cerita, dari persoalan terkait hubungan dua negara ini, juga hobi-hobi beliau. Karena saya menanyakan beberapa hal yang bersifat pribadi untuk mencairkan suasana," kenang Menag.

Memasuki Kota Bogor, kenang Menag, Raja Salman tidak menduga dengan sambutan begitu meriah yang dilihatnya. Menurut Menag, Puluhan ribu masyarakat yang berjajar di kiri dan kanan jalan menjadi sesuatu yang berkesan dan di luar perkiraan beliau.

" Beberapa kali beliau mengatakan ini seperti demonstrasi, karena takjubnya beliau. Meski hujan deras, tetap saja masyarakat bertahan untuk menyaksikan kedatangan kunjungan Raja," katanya.

" Saya mengatakan bahwa mereka melakukan ini semua karena cintanya kepada Raja Salman. Bagi masyarakat Indonesia, Saudi Arabia memiliki tempat tersendiri dan kali ini yang datang adalah Raja dari negara yang telah begitu lama melekat pada hati masyarakat Indonesia," tambahnya.

 

2 dari 2 halaman

Ini Istimewanya Jubah Kebesaran Raja Salman

Dream - Kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, ke Indonesia menimbulkan kehebohan di dunia maya. Ini adalah kunjungan bersejarah, lawatan pertama Raja Saudi sejak hampir setengah abad silam.

Raja Salman membawa rombongan 1.500 orang, termasuk 10 menteri dan 25 pangeran. Kunjungan mewah ke Indonesia ini diperkirakan menelan biaya Rp150 miliar.

Tak hanya rombongan jumbo yang membuat lawatan ini gempita. Jubah kebesaran, yang dikenal dengan nama bhist, yang dikenakan penguasa negeri Petro Dolar itu tak luput dari sorotan.

Bisht adalah sejenis jubah panjang yang secara tradisional dipakai sebagai pelapis pakaian utama pria-pria Arab. Kata bisht sendiri berasal dari bahasa Persia.

Jubah panjang yang dihiasi garis emas di bagian tepi kerah ini biasanya dikenakan di acara-acara khusus.

Bisht biasanya terbuat dari wol dan tersedia dalam berbagai warna, seperti putih, beige, hingga yang cenderung gelap, seperti coklat, abu-abu dan hitam.

Awalnya, bisht dipakai pada musim dingin oleh suku Badui. Namun sekarang hanya dipakai untuk acara-acara khusus, seperti pernikahan, festival, wisuda, dan Idul Fitri.

Bisht telah menjadi pilihan pakaian formal untuk politikus, ulama, dan pejabat tinggi, di negara-negara Teluk Arab dan sekitarnya.

Di kalangan masyarakat Arab, tidak ada yang pakaian yang bisa menandingi keistimewaan bisht yang dibuat dengan tangan.

Beri Komentar