Liburan Raja Saudi Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Bali

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 13 Maret 2017 11:35
Liburan Raja Saudi Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Bali
Masyarakat Bali sangat menghormati Raja Salman yang datang dengan penuh kedamaian dan keramahan.

Dream - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, beserta rombongan telah meninggalkan Bali. Raja Salman bertolak menuju Jepang pada Minggu, 13 Maret 2017.

Liburan Raja Salman dan rombongan ternyata membawa kesan mendalam bagi warga Bali. Sebab, meski berasal dari kalangan elite kerajaan, rombongan Raja Salman tidak pernah mengeksklusifkan diri.

Kesan ini seperti diungkapkan seorang pemandu wisata, I Nyoman Lastra. Dia mengatakan, Raja Salman hadir ke Bali membawa kedamaian.

Rombongan Raja, kata Lastra, sangat dihormati masyarakat Bali. Para delegasi pun tidak menolak tatkala masyarakat atau wisatawan lain meminta swafoto dengan mereka.

" Masyarakat sangat senang dengan kehadiran Raja beserta rombongannya, sebagai contoh di Pantai Pandawa, mereka membaur dengan masyarakat, mereka ramah," kata Lastra, sebagaimana ikutip Dream dari kemenag.go.id, Senin 13 Maret 2017.

Bahkan, komunitas pariwisata memberikan apresiasi yang besar kepada Raja Salman. Karena kehadiran Raja Salman di Bali menjadi ajang mengenalkan Bali kepada masyarakat Arab secara gratis.

" Mudah-mudahan dengan kehadiran Raja di Bali untuk berlibur bisa menaikkan tingkat promosi Bali sebagai destinasi wisata dunia," kata Lastra.

Tidak hanya soal keramahan, ucap Lastra, rombongan Raja Salman akan dikenang karena sangat dermawan. Ini lantaran banyak di antara anggota rombongan kerap memberikan sisa uang kembalian kepada karyawan toko ketika mereka berbelanja.

1 dari 2 halaman

Raja Salman Beberapa Kali Mandi di Pantai Bali

Dream - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud telah bertolak ke Haneda, Jepang untuk melanjutkan kunjungan kenegaraannya. Dia berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 10.30 WITA.

Sebelum berangkat meninggalkan Bali, Raja Salman sempat menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi‎ di Hotel St Regis.

" Tadi saya diterima beliau pukul 10.10 WITA di Hotel St Regis," kata Retno usai mengantar keberangkatan Raja Salman di ruang VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Minggu 12 Maret 2017.

Banyak hal yang diperbincangkan Retno dan Raja Salman. Salah satunya adalah kesan orang nomor satu di Jazirah Arab itu selama berlibur di Bali.

Raja Salman, kata Retno, sangat senang berlibur di Pulau Dewata. Bahkan, Penjaga Dua Kota Suci itu mengakui beberapa kali berenang di Pantai Geger yang terletak persis di belakang hotel tempatnya menginap, St Regis Nusa Dua.

‎" Beliau menyampaikan sangat senang tinggal di Bali dan beliau menyampaikan sempat beberapa kali berenang di pantai," jelas Retno.

  Pantai di Bali yang ditutup privat untuk Raja Salman© Antara

Pada kesempatan itu, Retno juga menanyakan kesamaan udara dan air di Bali‎ dengan di Arab Saudi. Menjawab pertanyaan itu, Raja Salman mengaku ada perbedaan mencolok udara dan air di Bali dengan di negaranya.

" Beliau menyampaikan bahwa udara di Bali jauh lebih dingin dari pada di Jeddah. Saya juga tanya airnya dingin atau hangat. Beliau menyampaikan jika airnya lebih dingin dari yang ada di Jeddah," papar Retno.

Dari pengamatan Retno, Raja Salman begitu menikmati dan puas atas masa liburannya di Bali. Ia pun tak menampik saat ditanya rona cerah yang tergambar di wajah Raja ke tujuh tersebut.

" Beliau sangat menikmati kunjungannya di Indonesia. Dari rona wajah saya melihat beliau sangat puas dan menikmati kunjungannya ke Bali ini. Alhamdulillah auranya positif," demikian Retno.

(Laporan Berry Putra, Bali)

2 dari 2 halaman

Selama di Bali, Raja Salman Habiskan Rp250 Miliar

Dream - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud akan bertolak meninggalkan Bali hari ini, Minggu 12 Maret 2017. Ia dan rombongan telah berlibur di Bali selama delapan hari sejak 4 Maret lalu. Berbagai destinasi wisata telah disambangi rombongan Raja Salman, meski orang nomor satu di Jazirah Arab itu lebih banyak menghabiskan waktu di dalam hotel tempatnya menginap, St Regis, Nusa Dua.

Sepekan lebih menghabiskan waktu di Bali, Raja Salman diprediksi telah merogoh kocek sebesar Rp25 miliar per hari. Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Provinsi Bali, Ketut Ardhana menjelaskan‎ setidaknya sudah lebih dari sepuluh destinasi yang telah dikunjungi rombongan Raja Salman yang tersebar di lima kabupaten/kota di Pulau Dewata.

" Kita dapat laporan dari anggota di lapangan jika sampai hari ini sudah lebih dari sepuluh destinasi yang tersebar di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar dan Bangli yang telah dikunjungi," katanya, Sabtu 11 Maret 2017.

‎Menurut dia, rombongan Raja Salman tak tanggung-tanggung dalam membelanjakan uangnya selama berliburan.

" Hingga saat ini, setelah kita hitung-hitung secara global saja, maka total transaksi sudah mencapai Rp195 miliar lebih. Jumlah ini baru dihitung dari hotel, kendaraan, biaya sewa masuk dan sebagainya. Belum termasuk biaya lain-lainnya," ujar dia.

Menurut Ardhana, perhitungan global itu belum termasuk belanja di berbagai mal, pasar oleh-oleh, makan di berbagai restoran, spa dan kegiatan lainnya.

" Wisatawan Arab Saudi akan sangat royal kalau mereka sudah menyenangi sesuatu. Mereka tidak mempersoalkan berapa uang yang dikeluarkan kalau mereka sudah menikmati tempat tersebut," kata Ardhana.

Ia memperkirakan hingga hari terakhir keberadaan raja di Bali, jika dihitung dari seluruh sektor, total transaksi bisa mencapai Rp 250 miliar. " Kalau dihitung secara keseluruhan dari semua sektor hingga hari terakhir sekitar Rp250 miliar total uang yang dikeluarkan rombongan Raja Salman selama berada di Bali," kata Ardhana.

(Laporan Berry Putra, Bali)

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup