Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Dream - Dikenal sebagai Puteri Indonesia 2013, Whulandary Herman mulai menjajal dunia bisnis. Bahkan di sela kesibukannya sebagai model dan pembawa acara, Whulan berusaha menyempatkan diri untuk terjun langsung mengelola bisnis yang baru dirintisnya selama dua minggu terakhir.
Ide awal bisnisnya tidak terlepas dari titipan sejumlah teman dan kerabat tiap kali dara asal Minang ini kembali ke kampung halaman. Dari situ, perempuan yang sempat masuk 15 besar nominasi Miss Universe ini melihat peluang bisnis untuk dikembangkan.
" Awalnya dari kebiasaan kasih oleh-oleh, jadi berlanjut diseriuskan sampai jadilah bisnis 'Keripik Uni Ranah Minang' ini," kata Whulandary Herman di sela peluncuran acara #SosokMerdeka di Art Hotel, Jakarta, kemarin.
Meski sama-sama menggunakan bahan dasar singkong, namun gadis kelahiran 27 tahun silam ini menyebut ada yang berbeda dengan keripiknya itu. Jika kebanyakan keripik asal Minang memiliki cita rasa pedas, tidak demikian dengan keripik 'Whulan' yang lebih memiliki rasa netral asin.
Perbedaan inilah yang membuat bisnis keripiknya sudah mulai dilirik sejumlah konsumen dari negeri tetangga. Untuk mempromosikan bisnisnya, Whulan pun aktif mengikuti sejumlah pameran yang diadakan di dalam dan luar negeri.
" Alhamdulillah banyak pesanan dari dalam dan luar negeri, padahal selama ini hanya mengandalkan promosi dari mulut-ke-mulut dan melalui sosial media. Pernah sehari sampai bisa kirim 10-15 kilogram keripik ke pemesan," ucap penyuka warna hitam ini menambahkan.
Mendapat banyak pesanan, hingga kini Whulan mengaku masih mempertahankan ciri khas produksi rumahan. Dengan melibatkan ibu dan kakak-kakanya, ia berusaha meluangkan waktu selepas rutinitas sehari-harinya untuk menggoreng, mengemas, mengecek pemesanan, dan mengirim langsung ke pemesan.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?