Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Dibayangi Aura Positif, Indeks Saham Syariah `Rebound`

Reporter : Syahid Latif
Senin, 11 Agustus 2014 16:21
Dibayangi Aura Positif, Indeks Saham Syariah `Rebound`
Indeks sektor saham di sektor komoditas melemah dikala indeks saham mencetak rebound.

Dream - Aura positif yang terjadi di kawasan regional dan global membawa bursa saham Indonesia mengalami rebound. Pemodal asing yang sepekan kemarin melakukan aksi jual juga kembali berbelanja.

Penguatan bursa saham Indonesia diikuti dengan menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Sore ini, kurs rupiah bertahan di level 11.677 per dolar AS atau menguat 101 poin (0,86 persen).

Pada penutupan perdagangan saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 11 Agustus 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 59,47 poin (1,18 persen) ke level 5.113,23.

Rebound yang dialami IHSG ditopang oleh menguat indeks 8 sektor saham sementara emiten di sektor komoditas masih tergelincir di zona merah.

Dengan nett buy asing yang mencapai Rp 416 miliar, IHSG mencapai posisi tertingginya di sesi penutupan di level 5.113,23. Posisi terendah IHSG berada di zona hijau di level 5.087,98.

Sentimen positif yang menaungi pasar modal Indonesia berimbas positif pada gerak dua indeks saham syariah BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) awal pekan ini ditutup menguat 1,99 poin (1,2 persen) ke level 168,52.

Sebanyak 130 emiten syariah mendorong indeks ISSI ke zona hijau. Nilai transaksi perdagangan saham syariah tercatat Rp 2,95 triliun dengan 28,34 miliar saham beralih tangan.

Kenaikan signifikan dialami emiten-emiten bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) mencatat penguatan 10,61 poin (1,55 persen) ke level 697,23.

Penguatan indeks JII ini ditopang oleh kenaikan harga saham dari 24 emiten bluechips syariah dan menyisakan 4 emiten di zona merah.

Di deretan saham-saham bluechips syariah, saham produsen barang konsumsi, PT Unilever Indonesia Tbk(UNVR) mencetak kenaikan tertinggi (top gainer) sebesar Rp 750 (2,46%) ke level 31.250 per saham.

Top gainer lainnya dihuni oleh SMGR yang menguat Rp 325, INTP Rp 300, AALI Rp 275, UNTR Rp 200.

Di daftar pencetak koreksi harga terdalam, bertengger sejumlah emiten komoditas yaitu PTBA yang melemah Rp 350, ITMG Rp 50, LSIP Rp 30, dan INCO Rp 5 per saham. (Ism)

Beri Komentar