Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Denmark Larang Penggunaan Daging Halal

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 11 Agustus 2014 08:08
Denmark Larang Penggunaan Daging Halal
Keputusan kontroversial itu akan memiliki efek drastis terhadap pasar Denmark sejak negara itu berada di bawah boikot komprehensif Saudi.

Dream - Denmark kemungkinan akan kehilangan jutaan dolar dari perdagangan dan pariwisata setelah adanya larangan tentang menyembelih hewan sesuai dengan standar Islam baru-baru ini.

Daging sapi dan produk unggas halal adalan produk yang diimpor dalam jumlah besar oleh Arab Saudi dan beberapa negara Teluk dari Denmark. Bahkan, sekitar 55 persen dari ekspor Denmark ke Saudi berbasis pangan.

Keputusan kontroversial itu dipastikan akan memiliki efek drastis terhadap pasar Denmark sejak negara itu berada di bawah boikot komprehensif Saudi.

Pemerintah Denmark mendapat kritik pedas dari kelompok-kelompok hak beragama di Denmark. Salah satu NGO di Denmark, Halal Denmark, menggambarkan larangan itu sebagai " pelanggaran yang jelas terhadap kebebasan beragama." Larangan itu juga telah dicap " anti-semit" oleh para pemimpin Yahudi.

Dan Jorgensen, Menteri Urusan Pangan Denmark merespons kritik dengan mengatakan " Hak asasi hewan datang sebelum agama" . Keputusan tersebut otomatis menghentikan impor produk halal sehingga memicu kemarahan warga Arab Saudi.

Sumber di departemen perdagangan Saudi mengatakan larangan itu harus dicabut dengan segera karena akan membebani perdagangan bilateral antara kedua negara yang mencapai SR6 miliar.

Fahd Mohammed Al-Hamady, ketua Komite Nasional untuk Kontraktor di CSC, mengatakan kepada Arab News bahwa ia kukuh menentang larangan yang menyangkut halal.

" Ini adalah kemunafikan mereka (Denmark) belaka. Mereka menyembelih jerapah di depan umum untuk memberi makan singa, namun mereka melarang penyembelihan daging sesuai dengan standar agama yang jelas merupakan pelanggaran kebebasan beragama," kata Taha bin Saeed, seorang warga Saudi.

 

(Sumber: Islam.ru)

 

Beri Komentar