Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Orang Sepuh Makin Banyak, Ekonomi Dunia Melambat

Reporter : Syahid Latif
Sabtu, 9 Agustus 2014 12:04
Orang Sepuh Makin Banyak, Ekonomi Dunia Melambat
Bom waktu demografis populasi masyarakat tua serta penurunan jumlah penabung rumah tangga dapat mengurangi tren pertumbuhan tahunan di seluruh dunia

Dream - Seiring bertambahnya populasi manula di seluruh dunia, laju perekonomian dunia diperkirakan akan mengalami kemunduran. Bahkan tren pertumbuhannya akan melambat tajam dalam 20 tahun ke depan.

Sebuah laporan lembaga pemeringkat internasional Moody's mengungkapkan, gejala ketidakcocokan pekerja manula dengan sejumlah pegawai di tempat kerja tidak hanya terjadi di negara maju. Fenomena ini juga meluas hingga ke negara berkembang.

Menurut Moody's, seperti dikutip dari laman Saudigazette, Sabtu, 9 Agustus 2014, bom waktu demografis populasi masyarakat tua serta penurunan jumlah penabung rumah tangga, dapat mengurangi tren pertumbuhan tahunan di seluruh dunia sebesar 0,4 persen pada 2019.

Lembaga ini bahkan memperingatkan, dampak dari kedua faktor tersebut bisa lebih parah pada 2020 dan 2025. Diperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia bisa melambat hingga 0,9 persen.

Menganalisis dampak perubahan besar dari demografi usia pekerja di seluruh dunia, lebih dari 60 persen dari negara-negara akan digolongkan sebagai negara dengan banyak pekerja manula tahun depan.

Pada tahun 2020 jumlah masyarakat usia tua, di mana lebih dari seperlimanya berumur 65 tahun, akan meningkat dari tiga pada saat ini menjadi 13. Sementara pada tahun 2030, jumlah masyarakat usia tua akan mencapai 34. (Ism)

Beri Komentar