Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Tutup Akhir Pekan di Zona Merah

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 8 Agustus 2014 16:20
Indeks Syariah Tutup Akhir Pekan di Zona Merah
Emiten-emiten kakap syariah tak kuasa menahan tekanan jual di tengah aksi jual pemodal asing.

Dream - Bursa saham Indonesia menutup perdagangan jelang akhir pekan di zona merah. Pelemahan ini diikuti aksi jual yang terus dilakukan pemodal asing selama empat hari terakhir.

Pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 8 Agustus 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 13,21 poin (0,26 persen) ke level 5,053,76. IHSG terseret pelemahan harga saham dari 165 emiten.

Transaksi perdagangan jelang akhir pekan ini terbilang sepi karena hanya mencetak nilai Rp 3,55 triliun. Perputaran 35,91 miliar saham sempat mengangkat indeks level tertinggi di posisi 5.076,55.

Pelemahan juga dialami indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) hari ini ditutup melemah 0,5 poin (0,3 persen) ke level 166,52.

Koreksi lebih dalam dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah 3,65 poin (0,53 persen) ke level 686,73.

Jelang libur akhir pekan ini, sebanyak 25,58 miliar saham telah beralih tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,54 triliun. Sebanyak 78 emiten ISSI bergerak di zona hijau sementara 96 lainnya mengalami koreksi.

Indeks ISSI sempat menyentuh zona hijau setelah bertengger di level 167,38. Namun minimnya sentimen dari dalam dan luar negeri yang sangup mengangkat laju indeks, membuat ISSI terus melemah ke zona merah.

Pelemahan hampir sebagian besar indeks saham di BEI ini seiring dengan koreksi yang dialami bursa saham regional. Tercatat hanya indeks Shanghai Composite yang bergerak menguat 6,76 poin (0,31 persen).

Indeks Nikkei Jepang dan Hang Seng Hong Kong masing-masing tercatat melemah 2,98 persen dan 0,23 persen.

Dari pasar keuangan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah. Kurs Rupiah sore ini bertengger di level 11.774 per dolar AS atau melemah 24 poin (0,2 persen).

Jelang libur akhir pekan ini, daftar pemuncak kenaikan harga saham bluechips tertinggi (top gainer) dihuni oleh emiten MNCN yang menguat Rp 85, diikuti PTBA Rp 75, MPPA Rp 40, LPKR Rp 25, dan SMRA Rp 10 per saham.

Sementara emiten kakap, harus rela bertengger di zona merah dengan mencetak pelemahan terbesar. Top losser hari ini adalah ITMG yang melemah Rp 500, diikuti UNVR Rp 275, AALI Rp 225, INTP Rp 225, dan ASII Rp 125 per saham. (Ism)

Beri Komentar