Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pekerja Wanita
Dream - Sejumlah perusahaan swasta berhasil mengelabui pemerintah Kuwait yang mengeluarkan US$ 35,3 juta atau Rp 418,86 miliar untuk menggaji warganya. Padahal, para penerima sumbangan ini sama sekali tak benar-benar bekerja.
Laporan laporan harian Al Jaridah seperti dikutip Arabianbusiness, Jumat, 8 Agustus 2014, Government Manpower Restructuring Program (GMRP) menemukan 40 persen penduduk Kuwait memalsukan statusnya sebagai pegawai perusahaan.
Selama ini pemerintah Kuwait memang mewajibkan perusahaan untuk memenuhi kuota pegawai lokal untuk bisa memperkerjakan pegawai asing. Tak hanya itu, perusahaan yang mempekerjakan penduduk lokal juga mendapat insentif keuangan dari pemerintah.
Di saat pemerintah memberikan subsidi gaji bagi warga Kuwait, perusahaan-perusahaan justru tak pernah melampirkan daftar kehadiran para pegawai.
GMRP dalam laporannya menemukan pegawai perusahaan yang sama sekali tak terdaftar di perusahaan. Dalam kasus lain ada juga pekerja Kuwait yang terdaftar namun tak pernah bekerja.
Pemerintah Kuwait sendiri tengah menyiapkan badan baru yang mulai beroperasi tahun depan.
Menemukan pelanggaran tersebut, seorang pejabat Kuwait yang tak mau disebutkan namanya mengatakan pemerintah akan menggelar inspeksi mendapat ke perusahaan-perusahaan yang diduga melakukan penipuan dengan mempekerjakan pegawai palsu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya