Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Saham
Dream - Laju bursa saham Indonesia masih belum meyakinkan meski sempat dibuka menguat di zona hijau. Pelaku pasar masih terus memantau sentimen regional dimana bursa Dow Jones kembali turun meski masih sesuai harapan.
Pada pra pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 8 Agustus 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 1,05 poin (0,02 persen) ke evel 5.068,02.
Indeks kembali menguat di sesi pembukaan namun dengan kenaikan yang masih lemah. IHSG dbuka menguat 3,12 poin (0,06 persen) ke level 5.070,1.
Hingga perdagangan pukul 10.12 WIB, laju IHSG justru kembali masuk zona merah. Indeks tercatat telah terpangkas 8,52 poin (0,17 persen) ke level 5.058,45.
Di saat IHSG sudah mulai menguat pelan-pelan, dua indeks saham syariah di BEI justru masih dibuka di zona hijau.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka melemah di level 167,002. Hingga satu jam perdagangan, indeks ISSI masih dalam tren melemah meski sempat masuk ke zona hijau di level 167,38.
Transaksi perdagangan saham syariah jelang akhir pekan ini telah mencapai 8,07 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 766,38 miliar. Tercatat 61 emiten syariah melaju di zona hijau sementara 77 lainnya mencetak koreksi.
Pembukaan di zona merah juga dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Indeks JII mengawali perdagangan di level 690,08 dan sempat menyentuh zona hijau di level 691,45.
Indeks JII saat ini masih berada dalam tekanan dengan melemah 2,25 poin (0,33%) ke level 688,11. Sebanyak 5 emiten bluechips syariah melaju di zona hijau dan 17 lainnya melemah.
Pemodal asing pagi ini kembali melanjutkan aksi jual saham dengan mencetak nett sell sekitar Rp 53,56 miliar.
Pelemahan bursa saham nasional kali ini sejalan dengan sebagian besar pasar modal di kawasan Asia. Selain SSEC Shanghai yang menguat, seluruh indeks saham utama regional berada di zona merah.
Sementara itu nilai tukar rupiah pagi ini juga kembali tertekan. Kurs rupiah terhadap dolar AS tercatat melemah 44 poin (0,37 persen) menjadi 11.794 per dolar AS. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya