Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Ramadan Runway Membidik Transaksi Rp1,6 Miliar. (Foto: Dream.co.id/Annisa Mutiara Asharini)
Dream – Indonesia diyakini bisa menjadi kiblat fashion Muslim dunia pada 2020. Target itu diperkuat dengan perhelatan busana Ramadan Runway 2020 yang digelar pada 16 Mei hingga 9 Juni 2019 di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.
Melanjutkan kesuksesan di tahun sebelumnya, acara ini merupakan kerjasama antara Kota Kasablanka dan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DKI Jakarta.
" Ada 70 desainer dan acara fashion show setiap Jumat, Sabtu dan Minggu. Sekitar 70 persen akan diramaikan oleh desainer ternama dan 30 persen dari artis ibukota,” kata Ketua Pelaksana Ramadan Runway 2020, Jenny Tjahyawati, di Jakarta, Jumat 24 Mei 2019.
Acara ini sekaligus memperkuat ekonomi di bidang fashion. Memasuki tahun ke-8, jumlah pengunjung dan nilai transaksi diharapkan meningkat.
" Keseluruhan income di tahun lalu mencapai Rp1,5 miliar. Jadi di tahun ini berharap ada di angka Rp1,6 miliar untuk baju Muslim dan modest di Ramadan Runway," kata Senior Promotion Manager Kota Kasablanka, Agung Gunawan.
Dalam minggu pertama, penghasilan salah satu vendoor baju muslim tercatat sudah mencapai Rp100 juta. Jumlah ini terus bertambah seiring dengan berjalannya rangkaian acara.
Beberapa desainer yang akan meramaikan panggung diantaranya Dian Pelangi, Ivan Gunawan, Jenahara, Lia Soraya, dan Hengki Kawilarang. Di tahun ini Ramadan Runway turut mengundang 5 desainer internasional dari Malaysia dan Filipina.
Kendati demikian, Agung menyebutkan tidak ada target penjualan dari desainer mancanegara. " Mereka datang sebagai sarana edumasi, seperti benchmark atau bisa dibilang sebagai perbandingan untk industri kreatif Indonesua. Tujuannya semoga kita semakin kreatif dengan produk dalam negeri," imbuhnya.
Advertisement
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah