Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penyaluran Anggaran PEN Sudah Melebihi 50 Persen Dari Pagu Anggaran.
Dream – Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencatat realisasi penyaluran dana PEN per 2 November 2020 mencapai Rp366 triliun. Penyerapan anggaran ini sudah mencapai 51,9 persen dari alokasi yang disiapkan senilai Rp695,2 triliun.
“ Pada kuartal III, Satgas PEN telah menyalurkan lebih dari Rp150 triliun sebagai dukungan untuk menjaga defisit pertumbuhan ekonomi,” kata Ketua Satgas PEN, Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers yang disiarkan di akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu 4 November 2020.
Presiden Joko Widodo, lanjut Budi Gunadi, meminta penyaluran PEN pada kuartal IV bisa dilakukan semaksimal mungkin. Satgas ini berharap sisa anggaran bisa terserap semua.
“ Minimal Rp100 triliun bisa disalurkan pada kuartal IV,” kata dia.
Menteri Sosial, Juliari Batubara, mengatakan pagu anggaran PEN yang diterima oleh Kementerian Sosial sebesar Rp128,93 triliun. Per 3 November 2020, sudah terealisasi Rp112,73 triliun atau 87,44 persen.
Rinciannya, realisasi anggaran bansos sembako Jabodetabek sebesar Rp6,84 triliun, bansos tunai Rp25,86 triliun, bansos tunai bagi penerima sembako non Program Keluarga Harapan Rp4,5 trilun, PKH Rp36,71 triliun, bansos beras Rp3,29 triliun, dan bansos pangan non tunai/sembako Rp37,31 triliun.
“ Semua bisa terselenggara karena kerja sama yang baik antar kementerian/lembaga dan daerah,” kata Juliari.(Sah)
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream – Kementerian Sosial akan melanjutkan program pengamanan sosial pada tahun 2021. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo.
“ Sesuai dengan Presiden, beberapa program akan kita langsung jalankan juga pada Januari 2021,” kata Menteri Sosial, Juliari Batubara, dalam konferensi pers yang disiarkan di akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu 4 November 2020.
Baik program regular berupa Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Nontunai (BNPT) serta bantuan sosial tunai akan dijalankan mulai Januari 2021. Kementerian ini akan menyalurkan bantuan regular berupa PKH dan BNPT.
![]()
Sementara, program bantuan khusus meliputi bansos sembako di wilayah Jabodetabek, bansos tunai untuk warga di luar Jabodetabek, hingga bansos beras bagi keluarga penerima manfaat (KPM) PKH.
“ Untuk yang regular sepanjang tahun, bantuan PKH akan diberikan pada Januari-Desember 2021 dengan indeks dan nilai yang sama,” kata dia.
Untuk bantuan sosial tunai, lanjut Juliari, dianggarkan Januari-Juni 2020. “ Kami akan melihat lagi arahan Presiden,” kata dia.
Dikatakan bahwa anggaran bisa fleksibel melihat kondisi. Dengan begitu, programnya bisa disesuaikan sesuai kebutuhan. Jika perlu, program bantuan sosiakl akan diluncurkan kembali.
“ Program yang diluncurkan bisa dirasakan manfaatnya, terutama bagi yang terdampak Covid-19,” kata dia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya