Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Petugas SPBU Pertamina (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Dream - Pemerintah memutuskan menunda pemberlakukan pungutan Dana Ketahanan Energi (DKE) yang sempat dikecam publik. Dengan keputusan ini, harga Bahan Bakar Minya (BBM) bersubsidi pada hari ini, (5 Januari 2016) turun lebih besar.
Terhitung tengah malam tadi, harga BBM jenis solar turun menjadi Rp 6.950 dari semula direncanakan Rp 7.150 per liter. Sementara harga solar ditetapkan Rp 5.650 per liter dari rencana Rp 5.950 per liter.
Kedua harga baru BBM ini berlaku untuk daerah di luar Jawa Madura dan Bali (Jamali).
Sebelumnya pemerintah menetapkan harga BBM yang baru dikenakan pungutan DKE sebesar Rp 200 per liter untuk premium dan Rp 300 per liter untuk solar.
Meski menunda pemberlakukan pungutan dana ini, Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan pemerintah akan menyiapkan segala sesuatu, termasuk aturan-aturannya, untuk kebijakan pengutan tersebut.
“ Jadi dengan begitu dalam sidang-sidang berikutnya, dimana kita berkesempatan untuk melakukan usulan APBNP (APBN Perubahan), maka ini akan dibahas,” kata Sudirman kepada mengutip laman Setkab, Selasa, 5 Januari 2016.
Pemerintah, lanjut Menteri ESDM, menyampaikan pelaksanaan penarikan Dana Ketahanan Energi akan menunggu bersamaan dengan proses penyusunan APBNP. Dengan begitu menghindari berbagai kontroversi yang sudah muncul.
“ Konsekuensi dengan keputusan itu maka harga bahan bakar minyak (BBM) akan dikenakan harga baru yang tidak lagi ditambahi dengan penghimpunan dana pengembangan energi tadi,” tegas Sudirman.
Berikut adalah harga baru BBM per tanggal 5 Januari 2016:

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya