Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Mardani H. Maming (HIPMI)
Dream - Ajakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencintai produk dalam negeri dan membenci produk asing disambut para pengusaha muda. Dalam Penutupan Rakernas XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI), pengusaha muda ini berjanji akan lebih menggaungkan program cinta produk lokal.
" HIPMI akan melakukan kampanye cinta produk dalam negeri di semua tingkatan. Kita akan bersurat secara resmi ke seluruh BPD HIPMI se Indonesia untuk gaungkan pakai produk lokal dan kita akan kampanye secara masif," ucap Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Mardani H. Maming dalam keterangan tertulisnya, Senin, 8 Maret 2021.
Mardani mengatakan program tersebut merupakan salah sat rekomendasi HIPMI dlam upaya memperkuat perekonomian nasional pasca pandemi dan memaksimalkan peran HIPMI dalam mendorong transformasi perekonomian nasional yang lebih maju, produktif dan berdaya saing.
Dengan mencintai produk dalam negeri, Mardani berharap produk nasional akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. HIPMI menilai arahan Presiden untuk mencintai produk buatan Indonesia dimaknai sebagai kesempatan pemerintah memberi peluang para pengusaha lokal agar bisa semakin berinovasi dalam meningkatkan daya saing produk di dalam negeri.
" Pemerintah saat ini sudah banyak mengeluarkan kebijakan yang sangat mendukung pemakaian produk dalam negeri," katanya.
Salah satu yang sudah dijalankan adalah kementerian dan BUMN yang sudah memulai menerapkan kebijakan penggunaan produk dalam negeri.
Hal serupa juga dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang mewajibkan pemakaian produk lokal untuk proyek infrastruktur terutama proyek infrastruktur pemerintah..
Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu mengharapkan langkah yang sama juga bisa diterapkan para produsen-produsen besar di Indonesia agar lebih mau secara ikhlas untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam produksinya.
" Nanti multiplier effect seperti yang diharapkan presiden malah tidak terjadi," tuturnya.
Selain itu, HIPMI juga mendorong kolaborasi antara usaha besar dan usaha kecil, antara BUMN dengan swasta, antara pengusaha asing dengan pengusaha lokal. Dengan ini diharapkan pertumbuhan yang tercipta adalah pertumbuhan yang inklusif, pertumbuhan yang berkeadilan sosial.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya