Adaptif, Kunci Usaha Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 27 Oktober 2020 16:01
Adaptif, Kunci Usaha Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Para oengusaha dituntut bisa beradaptasi dengan kondisi.

Dream - Sudah menjadi pemahaman bersama, pandemi Covid-19 membawa dampak besar di semua lini kehidupan. Tidak ketinggalan dunia bisnis yang terkena pukulan hebat akibat Covid-19.

Ketua Forum CSR DKI Jakarta, Mahir Bayasut, mengatakan dampak pandemi benar-benar membuat industri terhenti. Banyak perusahaan mengalami hambatan dalam menjalankan aktivitas ekonominya.

" Semua sektor terkena dampak. Aktivitas ekonomi perusahaan terhenti," ujar Mahir, dalam talk show bertajuk " Perubahan Perilaku dan Daya Beli Selama Pandemi" , disiarkan channel YouTube BNPB, Selasa, 27 Oktober 2020.

Mahir mengatakan pandemi menyebabkan daya beli masyarakat menurun. Dampak ini terasa di semua lini usaha, khususnya di bidang properti yang menjadi basis usaha Mahir.

" Dampak pada sektor properti turun signifikan," ucap dia.

 

1 dari 3 halaman

Tak Boleh Menyerah

Meski begitu, sebagai pengusaha tentu tidak bisa menyerah pada keadaan. Pengusaha perlu beradaptasi dengan kondisi agar bisa bertahan.

Mahir sendiri menerapkan sejumlah cara agar usahanya di bidang properti tetap berjalan. Cara-cara tersebut tidak lain yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan ke semua pekerja, termasuk kepada buruh bangunan.

" Pertama, semua tukang saya berikan vitamin. Pada masa awal-awal kita lakukan rapid test untuk memastikan semua yang bekerja di situ tidak terpapar Covid-19," kata dia.

Selain itu, kata Mahir, pelaku industri properti kini juga banyak beradaptasi dengan dunia online. Khususnya dalam hal pemasaran produknya.

" Kalau properti kita biasanya ada offline, tapi karena sekarang tidak ada kita lakukan online. Tidak lagi expo, tidak ada lagi marketing yang membagikan brosur," ucap dia.

 

2 dari 3 halaman

Pandemi Membawa Perubahan Pola Perilaku Konsumen

Dampak pandemi juga dirasakan Pengurus BPP HIPMI Bidang Sosial, Pemuda, dan Olah Raga, Reisya Ventra. Pengusaha muda yang bergerak di bidang jasa kuliner ini mengakui pandemi Covid-19 membawa dampak sangat besar.

" Saya pribadi tentunya sangat signifikan (dampak pandemi Covid-19). Pertama, karena banyak event dibatalkan dan kedua kebanyakan masyarakat menghabiskan waktu di rumah," kata dia.

Meski demikian Reisya mengatakan pengusaha tetap harus bisa beradaptasi dengan situasi agar dapat bertahan. Apalagi, pandemi membawa perubahan pola perilaku konsumen.

" Perubahan perilaku konsumen sekarang itu mereka sangat peduli kesehatan. Mereka lebih. 'nggak apa-apa deh saya tambahan sedikit asalkan bahannya lebih bersih'. Kemudian semua pembelian kini online," kata dia.

 

3 dari 3 halaman

Tetap Semangat

Artis dan pengusaha, Olla Ramlan, mengaku pandemi memaksa untuk berpikir lebih kreatif. Ada banyak peluang usaha yang muncul di tengah pandemi dan bisa dimanfaatkan.

Meski demikian, Olla mengatakan kunci bertahan di tengah pandemi tidak lain adalah tetap semangat. Sebab, tidak ada yang tahu kapan pandemi akan berakhir.

" Jadi kita harus terus termotivasi untuk terus maju. Pastinya dunia bisnis ngedrop," kata dia.

 

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar