Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Joko Widodo, Presiden RI, akhirnya memutuskan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp 2000 per liter. Alasan utama adalah menyelamatkan triliunan rupiah dana subsidi yang diklaim salah sasaran.
Jika Indonesia baru memulai pengurangan subsidi, negara muslim lain di belahan lain justru telah menikmati keuntungan dari keputusan itu.
Mengutip laman Zawya, Selasa, 18 November 2014, Mesir melaporkan telah menghabiskan US$ 3,08 miliar setara Rp 37,52 triliun untuk subsidi BBM sepanjang tiga bulan pertama 2014.
Dibandingkan periode sama setahun sebelumnya, anggaran subsidi yang dikucurkan subsidi sudah terpangkas 29 persen.
Mesir memutuskan untuk menaikkan harga BBM untuk menggerakkan ekonomi yang carut-marut usai krisis politik selama tiga tahun terakhir. Pemerintah Mesir telah memperkenalkan serangkaian reformasi termasuk pemotongan subsidi.
Pemerintah baru Mesir mulai memangkas alokasi subsidi BBM pada Juli lalu. Akibatnya, harga BBM melonjak hingga 78 persen.
Sebaliknya, pemangkasan anggaran subsidi telah membuat anggaran fiskal Mesir mampu berhemat US$ 40 miliar anggaran subsidi.
Mesir bahkan telah mencanangkan untuk menghapuskan subsidi BBM seluruhnya dalam 3-5 tahun ke depan.
Data kementerian energi Mesir mengungkapkan, Mesir setidaknya menggelontorkan anggaran subsidi BBM 31 miliar poundsterling pada kuartal pertama anggaran fiskal 2013-2014. Selama setahun, Mesir telah membakat tak kurang dari 126 miliar pound, sedikit lebih kecil dari tahun sebelumnya 128 miliar pound. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya