Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo Merombak Kabinet Indonesia Maju.
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) merombak jajaran kabinetnya. Dia mengangkat enam menteri baru untuk membantunya di Kabinet Indonesia Maju.
Rencananya, pelantikan keenam menteri ini akan dilakukan pada besok, Rabu 23 Desember 2020.
“ Pelantikannya akan dilaksanakan besok pagi,” kata Jokowi dalam live streaming Youtube Sekretariat Presiden, Selasa 22 Desember 2020.
Pertama, Tri Rismaharini diangkat sebagai Menteri Sosial untuk menggantikan Juliari Batubara. Sebelumnya, Risma adalah Wali Kota Surabaya.
“ Saat ini Bu Tri Rismaharini akan kita berikan tanggung jawab sebagai Menteri Sosial,” kata Jokowi.
Kedua, Sandiaga S. Uno diangkat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dia diangkat untuk menggantikan Wishnutama sebagai pimpinan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“ Beliau (sebelumnya) adalah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta dan mantan ketua BPP HIPMI,” kata eks wali kota Solo itu.
Ketiga, Budi Gunadi Sadikin yang menggantikan posisi Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan. Budi Gunadi ini merupakan mantan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium dan PT Bank Mandiri Tbk. Dia juga merupakan Wakil Menteri BUMN saat ini.
Keempat, Yaqut Cholil Kaumas diangkat sebagai Menteri Agama. Ketua GP Anshor ini akan menggantikan Fachrul Razi sebagai Menteri Agama.
“ Kelima, Sakti Wahyu Trenggono. Beliau ini memegang wakil menteri pertahanan. (Beliau) akan kami berikan tanggung jawab menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan,” kata dia.
Yang keenam, Muhammad Luthfi. Dia kembali lagi menjadi pemimpin di Kementerian Perdagangan. Sekadar informasi, dia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada era pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
“ Beliau pernah jadi Kepala BPKM, Menteri Perdagangan, Dubes Indonesia untuk Jepang, dan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat. Sekarang kami akan berikan tugas memimpin Kementerian Perdagangan,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya