Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Koreksi pertumbuhan ekonomi global menjungkalkan laju bursa saham regional, termasuk pasar modal Indonesia. Tekanan sentimen negatif ini bakal menjadi isu utama pelaku pasar.
Kondisi diperburuk dengan nilai tukar rupiah yang semakin rontok.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 23 September 2015, Indeks Saham Syariah indonesia (ISSI) melemah 1,133 poin ke level 137,205.
Koreksi juga melanda indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang turun 6,476 poin ke level 569,681.
Hingga 13 menit waktu perdagangan, kedua indeks acuan saham syariah ini belum beranjak dari zona merah.
Tercatat sudah 89 emiten syariah yang memulai sesi perdagangan dari zona merah. Sisanya, 23 emiten mulai beranjak naik dan 2 diantaranya merupakan saham unggulan syariah.
Transaksi perdagangan saham syariah telah mencapai Rp 200 miliar dengan 3 miliar saham beralihtangan.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi langsung anjlok 35,287 poin (0,81%) ke level 4.308,757. IHSG kembali ambruk 47,990 poin (1,1%) ke level 4.296,054 di sesi pembukaan.
Lantai bursa pagi ini mentransaksikan dana Rp 430 miliar dengan Rp 75 miliar diantaranya merupakan dana asing yang ditarik dari pasar modal Indonesia.
Kekhawatiran kini justru melanda pasar keuangan. Kurs rupiah yang sudah jatuh ke level 14.500, pagi ini justru semakin terpuruk.
Rontok 83 poin (0,57%), rupiah pagi ini sudah menyentuh level 14.635 per dollar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya