Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, Menilai Industri Otomotif D Indonesia Tumbuh Pesat Selama Dua Dekade Terakhir.
Dream – Industri otomotif Indomesia tumbuh signifikan selama 20 tahun terakhir. Hal ini dikatakan oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwan Kartasasmita.
“ Pertumbuhan motorisasi terus berkembang seiring menguatnya local product dan melonjaknya kapasitas pabrik Tanah Air,” kata Agus dalam acara virtual " Toyota Indonesia 50th Anniversary – Mobility Happiness for All" melalui akun Youtube Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Jumat 9 April 2021.
Industri ini, kata dia, berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Menurut catatan Kementerian Perindustrian, saat ini, ada 21 perusahaan otomotif, baik roda dua atau lebih, yang beroperasi di Indonesia.
Sektor otomotif telah menyumbang investasi senilai Rp71,4 triliun dengan kapasitas produksi 2,35 juta unit per tahun.
“ Menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 38 ribu unit dan lebih dari 1,5 juta orang di sepanjang rantai pasok nilai industri tersebut,” kata Agus.
Kendaraan roda empat yang dibuat di Indonesia, telah diekspor ke lebih dari 80 negara tujuan di dunia. Pada periode 2020, ekspor Completely Built Up (CBU) sebanyak 232.170 unit dengan nilai mencapai Rp41,86 triliun.
“ Untuk CKD (completely knocked down), sebanyak 53.030 ribu unit atau Rp1,23 triliun,” kata dia. Jika dihitung, total ekspor CKD dan CBU pada 2020 mencapai Rp43,09 triliun.
Agus melanjutkan, perannya yang penting dan strategis membuat sektor otomotif mendapatkan prioritas dalam implementasi Making Indonesia 4.0.
Pemerintah menargetkan tahun 2030, Indonesia akan menjadi pemain global dan menjadi hub ekspor kendaraan bermotor, baik kendaraan berbahan bakar BBM maupun listrik.
“ Hal ini akan memperkuat Indonesia di tengah persaingan global dan menjadi jembatan bagi IKM untuk masuk ke dalam rantai supply industri otomotif,” kata dia.
Dream – Pemerintah terus mendorong pertumbuhan industri otomotif. Beragam cara dilakukan agar sektor ini kembali bergairah.
“ Beragam kebijakan didorong agar konsumsi rumah tangga bisa meningkat,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Opening Ceremony IIMS Virtual di akun YouTube IIMS_ID, Kamis 18 Februari 2021.
Pertama, kebijakan diskon PPnBM yang terbagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama, diskon 100 persen, 50 persen, dan 25 persen. Kebijakan ini berlangsung hingga akhir tahun 2021.
![]()
“ Diharapkan bisa mendorong minat daya beli masyarakat,” kata dia.
Airlangga mengatakan, industri otomotif termasuk industri padat karya. Di dalamnya terdapat 1,5 juta orang yang bekerja langsung dan 4,5 juta yang tidak langsung.
Insentif itu berlaku bagi semua kendaraan di bawah 1.500 cc, baik sedan, MPV, maupun SUV. Pajak PPnBM itu ditanggung pemerintah.
“ Ini berlangsung sembilan bulan,” kata dia.
Ditambah lagi ada kebijakan pelonggaran uang muka 0 persen untuk pembelian kendaraan bermotor baru dan penurunan aktiva tertimbang menurut risiko (ATMR).
“ Diharapkan bisa mendorong pembiayaan sektor otomotif,” kata mantan menteri perindustrian itu.
Dari sisi ekspor, pemerintah juga merampungkan Pelabuhan Patimban. Dengan pelabuhan ini, pemerintah berharap ekspor industri otomotif bisa meningkat.
“ Diharapkan cost akan bersaing dan ekspor meningkat,” kata dia.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan sektor otomotif menjadi salah satu sektor andalan yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Saat ini ada 22 perusahaan industri rodal empat atau lebih di Indonesia.
Nilai investasi industri ini mencapai Rp100 triliun dan kapasitas produksinya 2,35 juta unit per tahun. “ Bisa menyerap tenaga kerja 38.390 orang,” kata Agus.
Sementara itu, industri kendaraan roda dua dan tiga ada 26 perusahaan. Nilai investasinya mencapai Rp10,05 triliun dengan kapasitas produksi 9,53 juta unit per tahun serta menyerap tenaga kerja 32 ribuan orang.
“ Terdapat lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai nilai industri otomotif,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya