Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Jamu. (Foto: Shutterstock)
Dream – Merebaknya penyebaran virus corona atau Covid-19 berdampak pada pendapatan pekerja dan pelaku usaha. Berkurangnya aktivitas masyarakat di luar rumah membuat kegiatan jual beli terdampak cukup berat. Pengusaha kecil kali ini tak cukup kuat menahan efek yang terjadi.
Namun di balik cobaan yang sedang dihadapi Indonesia, ada hikmah yang diambil untuk para pengusaha atau pedagang jamu tradisional. Pesanan yang membludak dari masyarakat membuat penghasilan mereka bertambah.
Jamu sudah sejak lama diyakini sebagai ramuan yang bisa menjaga daya tahan tubuh manusia. Selain membeli produk vitamin C dan E, masyarakat juga banyak yang mengonsumsi jamu untuk menjaga imunitas menghadapi ancaman tertular corona.
Dikutip dari Merdeka.com, Jumat 3 April 2020, seorang penjual jamu bernama Koko meraup keuntungan sangat besar setelah banyak orang memesan produk minuman tradisional ini. Bisnisnya semula berawal dari keisengan berbelanja bahan-bahan rempah.
" Iseng-iseng aja awalnya, Alhamdulillah laku ternyata. Kalau pemasukan dari awal semakin naik dan langganan makin nambah," kata dia.
Koko mengaku mampu menghasilkan keuntungan hingga Rp30 juta perbulannya dengan menjual jamu tradisional. Jenis jamu yang ia jual seperti kunyit, kencur, temulawak, jahe, sereh, dan gula aren.
Dia menjual segelas besar jamu seharga Rp8 ribu. Itu bisa dicampur gula aren dan susu. Seharinya Koko bisa meraup untung Rp1 juta dan pendapatan bersih yang dikantongi bisa Rp300 ribu.
“ Lumayanlah sebulan bisa buat nyicil mobil kali ya," candanya saat ditemui Merdeka.com di Jalan Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Koko sebagai pedagang jamu tidak meyakini jamu dapat menjadi obat penyembuh corona. " Jamu buat penyembuh Corona, saya jawabnya, ini buat ningkatin imun aja. Karena sampai sekarang belum ada obatnya juga kan," jelasnya.
Menurut Koko, jamu tradisional sangat bagus manfaatnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan efek samping yang lebih kecil.
" Ada istilah barang siapa yang mengetahui jauhnya perjalanan, maka ia bersiap-siap. Nah persiapan itu dengan menjaga daya tahan tubuh," kata dia.
(Sah)
Dream – Hampir seluruh negara-negara di dunia sedang berfokus pada pencegahan penyebaran pandemi Corona Covid-19. Organisasi internasial juga memberikan perhatian besar salah satunya rencana Bank Dunia membantu negara-negara berkembang dalam sektor perawatan kesehatan.
Bank Dunia kabarnya akan menggelontorkan dana hingga US$ 160 miliar untuk mendukung keuangan jangka panjang selama 15 bulan ke depan. Pembiayaan tersebut dimaksudkan untuk membantu pembiayaan terkait kebijakan negara dan melindungi rumah tangga miskin.
![]()
Selain itu, Bank Dunia juga akan membantu negara berkembang terkait akses pasokan medis yang dibutuhkan di tengah – tengah pandemi. Seperti masker, alat pelindung diri, dan juga obat-obatan medis.
“ Bank dunia berkomitmen untuk membantu mempersingkat waktu pemulihan. Bantuan ini akan memberikan dukungan mendesak kepada bisnis dan pekerjanya untuk mengurangi dampak finansial dan ekonomi dari penyebaran COVID-19, ” ungkap David Malpass, Presiden Bank Dunia.
“ Bank Dunia berkomitmen terhadap respons yang cepat dan fleksibel berdasarkan kebutuhan negara-negara berkembang. Operasi dukungan sudah berlangsung, dan alat pendanaan akan membantu menopang ekonomi, perusahaan dan pekerjaan" tambahnya

Bank Dunia akan memberikan bantuan di bidang kesehatan demi menyelamatkan banyak nyawa. Bantuannya berfokus pada beberapa hal:

Dalam menghadapi situasi berat di saat pandemi, Bank Dunia menggandeng sektor swasta. International Finance Corporation akan mendukung perusahaan untuk terus beroperasi dan mempertahankan para pekerjaan.
Adapun bantuan yang akan diberikan adalah:
1. Bantuan sebesar US$ 2 milyar untuk Fasilitas Penanggulangan Krisis Sektor Riil
Bantuan ini akan mendukung klien yang berada di industri infrastruktur, manufaktur, pertanian dan jasa yang rentan terhadap pandemi. IFC akan menawarkan pinjaman kepada perusahaan yang membutuhkan, dan jika perlu, melakukan investasi ekuitas. Instrumen ini juga akan membantu perusahaan-perusahaan di sektor perawatan kesehatan yang mengalami peningkatan permintaan.
2. Bantuan sebesar US$ 2 miliar dari Global Finance Finance Program
Bantuan itu nantinya akan menanggung risiko pembayaran lembaga keuangan sehingga mereka dapat memberikan pembiayaan perdagangan kepada perusahaan yang mengimpor dan mengekspor barang. IFC berharap ini akan mendukung perusahaan kecil dan menengah yang terlibat dalam rantai pasokan global.
3. Bantuan dari program Solusi Modal Kerja, sebesar US$ 2 miliar
Bantuin ini akan menyediakan dana kepada bank-bank pasar berkembang untuk memberikan kredit guna membantu bisnis menopang modal kerja mereka. Kumpulan dana yang digunakan perusahaan untuk membayar tagihan mereka dan memberi kompensasi kepada pekerja.
4. Program Likuiditas Perdagangan Global, dan Program Keuangan Komoditas Kritis sebesar US$ 2 miliar
Program ini akan menawarkan dukungan pembagian risiko kepada bank-bank lokal sehingga mereka dapat terus membiayai perusahaan-perusahaan di pasar negara berkembang. Komponen baru ini diinisiasi atas permintaan klien dan disetujui pada 17 Maret 2020.
(Sah, Sumber World Bank)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya