Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (http://youngadults.lifeway.com/)
Dream - Menarik. Sebuah situs bernama Ubble bisa memprediksi kematian seseorang. Hanya dengan menjawab beberapa pertanyaan, pengunjung bisa mengetahui bagaimana nasibnya dalam lima tahun ke depan.
Situs ini akan memberitahukan tentang Ubble age pengunjung setelah mereka selesai menjawab kuis yang diajukan. Jika Ubble age mereka lebih sedikit dari usia sebenarnya, berarti pengunjung tersebut terhindar dari kematian dini.
Namun jika Ubble age-nya tinggi, maka pengunjung disarankan untuk memperbaiki pola hidup mereka, seperti berhenti merokok atau menjalankan diet yang lebih baik.
Namun bagaimana Ubble bisa memprediksi kematian seseorang dalam lima tahun? Jawabannya pada penelitian yang dilakukan oleh Profesor Erik Ingelsson dari Universitas Uppsala dan Dr Andrea Ganna dari Institutet Karolinska di Swedia.
Ingelsson dan Ganna meneliti pola hidup hampir 500 ribu relawan di Inggris dan UK Biobank secara terus-menerus selama lima tahun terakhir dengan mendasarkan pada 655 pengukuran yang meliputi kesehatan, gaya hidup, dan demografi. Ketiga pengukuran itu diyakini dapat mempengaruhi terjadinya kematian dini.
Kepada relawan atau pengunjung Ubble, kedua peneliti menyodorkan 13 kuis untuk relawan laki-laki dan 11 kuis untuk relawan perempuan. Namun tes online ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang sudah berumur 40 tahun hingga 70 tahun.
Seperti dikutip dari Gulf News, Senin, 8 Juni 2015, Dari hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal kesehatan Lancet itu, peneliti mengungkapkan bahwa gaya hidup seperti memiliki mobil memperpanjang usia seseorang.
Hal ini mungkin berkaitan dengan indikasi bahwa semakin banyak mobil yang dimiliki semakin makmur hidup seseorang. Peneliti juga menemukan bahwa berjalan cepat menjadi indikator dari kesehatan yang lebih baik.
Namun peneliti menemukan bahwa faktor kematian dini pada perempuan adalah penyakit kanker. Penyakit ini menjadi pemicu kematian dini terbesar pada perempuan usia 40-70 tahun.
Sementara itu bagi kedua kelompok, baik laki-laki dan perempuan, yang tidak memiliki penyakit atau gangguan kesehatan serius, merokok adalah faktor mematikan yang paling signifikan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya