Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Indonesia Tenggah Menggenjot Berbagai Proyek Infrastruktur
Dream - Perlambatan ekonomi dikhawatirkan akan menghambat pertumbuhan industri keuangan syariah Indonesia. Peringatan ini disampaikan lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's.
Global Head of Islamic Finance, Mohamed Damak mengatakan kerangka peraturan industri keuangan syariah Indonesia saat ini masih dalam tahap pengkajian. Industri keuangan syariah Indonesia juga diakui masih terlalu kecil.
" Hal ini menghalangi industri ini untuk berkontribusi pada kebutuhan pendanaan dan prospek pertumbuhan Indonesia," katanya.
Indonesia merupakan negara dengan populas muslim terbanyak di dunia. Namun penetrasi bank syariah masih sangat rendah.
Disisi lain, Indonesia dalam beberapa tahun ke depan membutuhkan investasi besar di bidang transportasi, dan infrastruktur energi yang nilainya mencapai US$ 40 miliar-50 miliar per tahun.
Mengutip laman cpifinancial.net, Senin, 22 Februari 2016, S&P menilai kemampuan Indonesia untuk merealisasikan proyek lebih lemah dibandingkan pasar negara berkembang lain. Apalagi, investas swasta masih mengalami stagnasi.
Lembaga pemeringkat ternama ini yakin beberapa sumber pembiayaan untuk proyek ini bisa berasal dari bank syariah lokal, atau pinjaman utang syariah dari bank regional dan multinasional, atau lewat surat utang syariah.
" Kami melihat upaya pemerintah Indonesia untuk membuat struktur fundamental keuangan syariah sudah melangkah positif. Dan kami percaya, dengan campuran insentif dan reformasi, keuangan syariah bisa memberikan konstribusi signifikan bagi perkembangan Indonesia dalam beberapa tahun ke depan," ujar Damak.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?