Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dream - Bursa saham syariah bergerak fluktuatif di awal pekan ini. Dibuka melemah, indeks syariah sempat menembus zona positif.
Pelaku pasar masih mencerna kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mendesak perbankan menurunkan Net Interest Margin (NIM).
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 22 Februari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,17 poin ke level 148,623.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), juga dibuka melemah 1,058 poin ke level 629,998.
Fluktuatifnya bursa saham regional membuat investor tak bisa mengambil posisi. Alhasil sempat muncul aksi beli pelaku pasar.
Hingga perdagangan pukul 09.20 WIB, indeks ISSI masih turun 0,208 poin (0,14%) ke level 148,585. Sementara indeks JII turun 1,808 poin (0,29%) ke level 629,248.
Meski masih melemah, indeks ISSI sempat menyentuh zona positif dengan level tertinggi di 149,015. Sementara indeks JII sempat menyentuh level tertinggi 631,802.
Transaksi perdagangan saham syariah pagi ini masih terlihat minim dengan mencetak nilai Rp 370,87 miliar. Sebanyak 56 emiten bergerak menguat dan 37 lainnya tertekan aksi jual.
Investor masih menghindari saham-saham di sektor keuangan yang turun 0,42 persen. Koreksi dalam pagi ini dialami emiten sektor infrastruktur yang turun 0,90 persen.
Saham komoditas menjadi pilihan pelaku pasar. Aksi beli mendorong indeks sektor pertanian naik 0,59 persen dan pertambangan 0,30 persen. Begitu juga saham sektor industri aneka yang naik 0,46 persen.
Dari pasar keuangan, kurs rupiah kembali ke jalu hijau. Rupiah pagi ini menguat 62 poin (0,46%) menjadi 13.446 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam