Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Beli Kosmetik Juga Bisa Membuatmu Dompetmu Bagaikan Kopiah. (Foto: Shutterstock)
Dream - Sebelum memutuskan untuk membeli barang, ada baiknya kamu mengetahui barang-barang apa saja yang diperlukan. Sebab, tak semua barang yang kamu ingin beli adalah yang benar-benar dibutuhkan.
Tapi, barang-barang itu justru membuatmu menghamburkan uang. Dikutip dari All Womens Talk, Kamis 4 April 2019, ada delapan barang yang sebenarnya justru membuat dompetmu boros.
Pertama, botol minum. Botol minum adalah sumber pemborosan terbesar. Mungkin kamu berpikir cuma membeli air minum atau vitamin. Tapi, sebenarnya kamu juga membayar merek dan ongkos transportasi.
Kedua, barang bermerek. Barang bermerek biasanya harganya lebih mahal daripada barang biasa.
Daripada beli barang bermerek untuk gaya, lebih baik kamu beli barang yang harganya biasa. Kecuali kalau mau beli barang bermerek agar lebih hemat dan investasi.
Ketiga, perhiasan. Barang ini terbilang mahal untuk menunjukkan kepada orang lain kalau kamu suka perhiasan. Kalau ingin berhemat, ada baiknya kamu mengabaikan diskon perhiasan dan kemilau barang
Keempat, sepatu. Mungkin sebagian dari kita berpikir bahwa membeli sepasang sepatu bukanlah hal yang bisa membuang-buang uang. Belilah sepatu yang kamu butuhkan.
Jika tetap ingin membeli sepatu, lebih baik riset dulu brand mana yang menawarkan kualitas bagus tapi harganya " di tengah-tengah" . Ini akan mencegahmu untuk mengeluarkan banyak uang untuk membeli sepatu.
Kelima, hiburan tingkat dua. Lebih pelit degan hiburan seperti ini bisa membantumu untuk memperbaiki keuangan.
Misalnya, menahan diri untuk tidak menonton film terbaru di bioskop. Kalau kamu memaksakan diri untuk nonton film yang tidak ingin ditonton, sama saja membuang uang, kan?
Keenam, transportasi publik. Ongkos transportasi bisa membuatmu membuang uang lebih banyak, terutama di daerah wisata. Kalau jaraknya singkat, lebih baik kamu menyimpan uangmu dan pergi jalan kaki.
Ketujuh, destinasi wisata. Menghabiskan liburan dengan pergi ke tempat wisata bisa membuatmu boros.
Kedelapan, ritel furnitur. Toko furnitur suka memberikan diskon dan promo. Diskon ini bisa membuatmu tergiur untuk berbelanja di toko ritel bangunan yant harganya tidak sedikit.
Jika ingin membeli furnitur, kamu bisa mengecek di toko furniture yang kecil yang menawarkan harga yang lebih murah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya