Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nenek Ini Menarik Perhatian Orang Terkaya Zimbabwe. (Foto: CNN)
Dream – Seorang nenek menarik perhatian orang terkaya Zimbabwe karena menyunggi bantuan untuk korban badai di Afrika bagian selatan. Wanita berusia 71 tahun ini rela berjalan kaki 9,6 kilometer dari rumahnya untuk menyalurkan bantuan.
Dikutip dari CNN, Rabu 4 April 2019, diketahui sang nenek bernama Plaxedes Dilon. Dia berjalan kaki ke Gereja Highlands Presbyterian di Harare untuk memberikan bantuan berupa pakaian dan peralatan rumah tangga.
Gereja ini merupakan tempat koordinasi relawan untuk distribusi bantuan kepada korban Badai Siklon Idai pada pertengahan Maret 2019. Pihak gereja memfoto Dilon yang menyunggi karung dan memberikan catatan bahwa dia tak bisa berkendara dari rumahnya.
Kepada ZimLive, Dilon mengatakan langsung memberikan bantuan setelah mendengar kabar ada bencana dari radio. Dia langsung mengemas baju dan jaket yang baru saja dibeli untuk kulakan,
“ Saya segera mengepak pakaian dan jaket yang baru saja dibeli untuk dibawa pada pagi hari,” kata Dilon
Aksi mulia Dilon menarik miliarder Zimbabwe, Strive Masiyiwa, dan menyebut akan membangun rumah untuk Dilon di mana pun di Zimbabwe.
Bos perusahaan telekomunikasi ini juga akan memberikan uang tunai senilai US$1.000 (Rp14,22 juta) setiap bulannya. Janji ini diunggah miliarder di akun Facebooknya,
“ Apa yang dilakukannya adalah hal yang paling mulia yang pernah saya lihat,” tulis Masiyiwa.
“ Ketika semuanya berakhir, saya akan pergi mencarinya dan mengundangnya untuk bertemu. Lalu, saya akan beribadah bersamanya. Kemudian, saya akan membangun rumah di mana pun yang diinginkan di Zimbabwe. Rumah itu akan memiliki tenaga surya dan air yang mengalir. Saya juga akan memberikan insentif US$1.000 untuk kehidupannya,” tulis pria ini.
Masiyiwa mengaku tersentuh hatinya ketika melihat ketulusan Dilon membantu para korban bencana. “ Saya mengagumi orang-orang yang tergerak hatinya untuk membantu korban bencana alam. Tuhan akan memberkatimu ketika bergerak untuk membantu sama seperti yang (Dilon) lakukan. Ini bukan seberapa banyak yang kamu punya,” tulis dia.
Sekadar informasi, badai siklon ini menelan korban jiwa lebih dari 750 orang di Zimbabwe, Malawi, dan Mozambik. Badai ini menerjang Beira, Mozambik, pada 15 Maret 2019, dan desa-desa di sekitarnya di Zimbabwe dan Malawi. Di Beira, 90 persen kota rusak berat dan banyak warga naik ke atap rumah sembari menunggu bantuan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya