Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Ingin Rintis Bisnis, Tapi Modal Cekak? (Foto: Shutterstock)
Dream – Bagi seseorang yang ingin menekuni bisnis sendiri biasanya menunda impiannya tersebut saat berpikir masalah modal. Sering kali ada anggapan bisnis hanya bisa berjalan saat kamu berkantong tebal.
Memulai bisnis memang membutuhkan dana. Mulai dari membeli barang-barang kebutuhan produksi, tes pasar, hingga membuat makanan tester untuk yang ingin membuka bisnis kuliner.
Lalu haruskan rencana memiliki bisnis sendiri dibatalkan karena modal yang cekak?
Mengutip laman lpdb.id, Selasa 16 Juni 2020, sebetulnya ada lima cara yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan pendanaan. Perrtama, cobalah meminjam dana “ IMF”. Eits IMF di sini bukan lembaga Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) yang memberi pinjaman ke negara-negara di dunia ya.
Istilah IMF di sini adalah Istri, Mertua, Family. Kamu bisa meminjam uang dari keluarga terdekat untuk memulai usaha.
Keluarga adalah cara termudah dalam mengakses modal. Jika kebetulan keluarga punya dana berlebih, tak ada salahnya menawarkan kerja sama dengan skema hasil yang menguntungkan.
Sama halnya dengan IMF, dana sahabat artinya kamu bisa meminjam modal dari teman. Kamu bisa dekati mereka dan utarakan maksudmu.
Tipsnya, jangan langsung mengutarakan kamu ingin meminjam, tetapi menjalin kerja sama sebuah bisnis. Jelaskan juga skema bisnis yang akan dilakulan tadi.
Dengan begitu, kemungkinan modal cair cukup besar.
Cara ini lazim dilakukan oleh pebisnis. Meminjam dana ke bank untuk mendapatkan modal mebawa risiko tersendiri.
Kamu harus serius dan disiplin dalam hal pembayaran. Terlambat sedikit, denda akibatnya. Jika mangkir membayar, kamu langsung di-blacklist dan tidak bisa meminjam modal di bank lain karena nama tercatat di Bank Indonesia.
Ada alternatif lain untuk mengakses dana selain bank, yakni lewat Lembaga Pengola Dana Bergulir KUMKM yang dikelola Kementerian Koperasi. LPDB KUMK menawarkan kemudahan proses aplikasi dan bunga yang relatif rendah. Untuk info lebih lengkap silakan kunjungi www.danabergulir.com.
Jual Franchise
Punya usaha bagus tetapi belum cukup modal? Kamu bisa menjualnya dengan sistem franchise. Kamu harus membuat konsep, proyeksi, manajemen, dan panduan opersional bisnis yang menarik agar bisnis mendapat bayak pembeli. Nah, jika modal sudah terkumpul, kamu bisa mengembangkan bisnis tersebut lebih besar lagi.
Jual Kreativitas
Kamu termasuk orang yang kreatif? Manfaatkan ini untuk menciptakan ide-ide bisnis yang belum terpikirkan oleh orang lain.
Dengan ide brilian, tidak menutup kemungkinan investor tertarik untuk memodali Anda menjalankan bisnis tersebut, atau membeli ide bisnis.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya