Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Standard Chartered Fasilitasi Modal Kerja INKA US$ 20 Juta

Reporter : Syahid Latif
Senin, 14 Agustus 2017 13:45
Standard Chartered Fasilitasi Modal Kerja INKA US$ 20 Juta
Standard Chartered Indonesia juga siap memberikan bantuan teknis lain.

Dream - Standard Chartered Bank menyediakan fasilitas modal kerja sebesar US$ 20 juta sekitar Rp 266,96 miliar kepada PT Industri Kereta Api (Persero). Fasilitas itu diharapkan bisa mendukung produk INKA terutama dalam mendorong pertumbuhan infrastruktur dalam negeri.

" Kerja sama ini sekaligus menjadi wujud nyata Bank dalam mendukung program strategis nasional yang kami yakini akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini juga sejalan dengan salah satu fokus Bank yaitu mendukung pertumbuhan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan melalui kapabilitas yang kami miliki,” ujar CEO Standard Chartered Bank Indonesia, Rino Donosepoetro dalam keterangan tertulis seperti diperoleh Dream, Senin, 14 Agustus 2017.

Menurut Rino, selain fasilitas modal kerja, perusahaan juga siap memberikan dukungan teknis lain kepada INKA berupa pemanfaatan footprint global Bank bagi proyek-proyek strategis untuk penyediaan infrastruktur yang aman, dapat diandalkan, serta terjangkau bagi semua orang.

Chief Executive Officer Standard Chartered Bank Indonesia Rino Donosepoetro dan Direktur Keuangan dan SDM INKA, Mohamad Nur Sodiq hadir dalam acara penandatanganan yang dilangsungkan di kantor INKA di Jakarta.

Memanfaatkan jaringan global yang dimiliki, Standard Chartered Bank siap membantu pemerintah dalam percepatan program strategisnya. " Keberadaan Standard Chartered sebagai satu-satunya bank internasional dengan kantor di 10 negara ASEAN, juga turut membantu pertumbuhan kinerja INKA sebagai produsen kereta satu-satunya di Asia Tenggara,” tutup Rino.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan SDM INKA, Mohammad Nur Sodiq mengatakan kerjasama ini merupakan salah satu langkah untuk membanguna kerjasama dengan lembaga-lembaga keuangan internasional.

" Kami percaya, kerja sama ini dapat membantu meningkatkan produktivitas perusahaan sehingga mempercepat pertumbuhan dan pembangunan industri nasional," ujarnya.

Untuk diketahui, INKA adalah BUMN yang bergerak di bidang manufaktur kereta api. INKA memproduksi berbagai jenis kereta seperti kereta penumpang, kereta barang, LRT, KRL hingga lokomotif. Selain memasok kebutuhan kereta api domestik di Indonesia khususnya KAI, saat ini INKA juga mengekspor kereta ke berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura dan Bangladesh.

Beri Komentar