Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tidur Berkualitas. (Source: Shutterstock)
Dream - Padatnya aktivitas yang sering kali mengurangi durasi waktu tidur tentu saja membuat badan merasa lelah. Kurangnya waktu tidur memang mebuat banyak permasalahan pada tubuh, mulai dari tenaga yang cepat berkurang sampai emosi yang rasanya jadi kurang terkendali.
Pernah kah Sahabat Dream sudah mempunyai durasi tidur yang cukup, yaitu 7 sampai 9 jam perharinya, tapi tetap merasa lelah ketika terbangun? Kalau begitu keadaanya, bisa jadi kualitas tidurmu yang jadi penyebab utamanya.
Demi mengatasinya, kamu bisa memaksimalkan kualitas tidurmu dengan menciptakan lingkungan yang baik saat tidur. Intip beberapa cara berikut ini.

1. Tidur dengan cahaya yang redup
Preferensi cahaya saat tidur memang sangat subjektif. Ada yang menyukai tidur dengan cahaya yang terang, namun ada juga yang tidak bisa tidur kalau keadaan belum gelap gulita. Ternyata, tidur dengan cahaya yang derup dinilai merupakan hal yang terbaik, lho, karena dapat meningkatkan relaksasi dan merangsang produksi melatonin atau yang dikenal dengan hormon tidur.
2. Tidur dengan suhu yang baik
Suhu ruangan juga ternyata menjadi salah satu faktor penting untuk memaksimalkan kualitas tidur. Suhu tidur yang baik bagi orang dewasa adalah 15-22 derajat celcius. Selain itu, tubuh memiliki termostat internal yang akan mengatur suhu tubuh ketika kita tidur.
3. Minimalisir layar biru sebelum tidur
Menggunakan handphone atau menonton televisi sebelum tidur merupakan godaan yang sulit dihindari. Namun ternyata aktivitas yang berhubungan dengan cahaya biru ini dapat menurunkan kualitas tidur karena dapat menganggu irama sirkandian yang merupakan sistem internal tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun setiap harinya.
4. Relaksasi otot dan sendi
Otot dan sendi yang terelaksasi tentunya menjadi kunci utama untuk meningkatkan kualitas tidur. Seperti apa yang disampaikan Mikail Silitonga, Digital Marketing Manager Zinus Indonesia, pada acara Zinus, 16 Maret lalu, “ Penting juga untuk mengetahui kondisi tulang tubuh kita, sehingga bisa memilih kasur yang tepat. Secara tidak langsung ini dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan. Cermat dalam memilih kasur menjadi hal yang tidak boleh dikesampingkan" .
Hal ini diaminkan oleh dr. Reinita Arlin pada kesempatan yang sama, “ Saya sangat menganjurkan, fokus pada kualitas tidur yang baik menjadi prioritas utama terutama di bulan Ramadhan. Hal ini sebetulnya mudah dilakukan, mulai dari menjaga lampu dalam keadaan redup" .
Demi memaksimalkan kualitas tidur, Sahabat Dream bisa memilih kasur dari Zinus yang busanya sudah bersertifikasi CertiPUR-US®, lembaga internasional yang berarti sudah lolos tahap uji emisi dan bahan alami.
Tak sampai di situ, beberapa tipe kasur busa dari Brand Zinus diinfus dengan green tea, cooling gel dan charcoal yang bermanfaat memberikan kesejukan pada busa kasur. Busa khusus memory foam dari Zinus juga mampu menyesuaikan bentuk tubuh dari penggunanya, meningkatkan keselarasan tulang belakang, dan menghilangkan nyeri sendi.
Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 1 Maret 2021 16:03 
Dream – Banyak faktor yang dapat membuat kualitas tidur seseorang terpengaruh, seperti faktor cahaya, suhu, stres, kebisingan, dan juga terlalu banyaknya mengkonsumsi kafein. Untuk membantu agar kualitas tidur dapat membaik, dapat dilakukan dengan salah satu cara yaitu mengatur tempat tidur senyaman mungkin.
Bagaimana cara mengaturnya dengan baik? Dilansir dari Better Homes & Garden, desain kamar tidur ikut berperan dalam kepuasan tidur sesorang, terutama memilih seprai yang nyaman dan tirai penggelap ruangan, tetapi tidak hanya itu penataan furnitur tertentu juga sebenarnya membuat tidur lebih nyenyak.
Area Bawah Tangga Dibuat Playground Mungil, Hasilnya Jadi Fungsional
Menurut survei yang dilakukan Sleep Junkie, sebuah situs web yang melaporkan ilmu tentang tidur terhadap lebih dari 1.000 orang ditanyakan tentang tata letak kamar tidur yang berkaitan dengan ketenangan tidur mereka.
Disajikan berbagai penataan fitur dan diminta untuk memilih yang mana paling mewakili desain kamar mereka masing-masing. Sebanyak 75 persen responden, memilih tempat tidur dengan berpusat pada dinding interior, pintu berdekatan dengan sudut kamar di dinding, TV bersebrangan dengan tempat tidur, dan jendela di samping, sebagai tata furnitur tidur paling nyenyak.
Dilanjutkan dengan tata furnitur, dengan ranjang berada di sudut kamar, jendela berada di sebelah kasur, TV berada di depan tempat tidur, dan pintu berada di ujung sudut ruangan menjadi presentasi 2 terbanyak yang dipilih responden, sebesar 72 persen.
Menempatkan tempat tidur pada dinding interior, menghadap jauh dari jendela, dan pintu membatasi gangguan cahaya dari luar lorong, kalau dipikir kembali sangat masuk akal menjadi kelebihan dalam segi pencahayaan.
Tengok Rumah dengan Rooftop Estetik Multifungsi, Dihias Logo BTS
Hanya saja saat di pagi hari akan ada sedikit pencahayaan alami yang terpancar dari jendela samping tempat tidur. Selain pertimbangan furnitur, kebersihan kamar tidur juga perlu diperhatikan, kamar yang bersih menunjang tidur lebih nyenyak dan nyaman.
“ Kamar yang berantakan menyebabkan stres, di mana akan mengakibatkan tidur tidak nyenyak,” ujar Christine Lawler, seorang konsultan tidur.
Christine juga mengatakan kamar anak yang selalu berantakan, bila di rapikan akan membuatnya merasa lebih tenang, santai dan merasa puas.Pada survei juga ditemukan sebanyak 73 persen responden yang memiliki kamar tidur bersih tingkat kualitas tidurnya lebih baik dan nyenyak, dibandingkan dengan kamar yang berantakan sebanyak 53 responden.
Kamar Tidur Mungil Didekor dengan Vibe Korea, Bikin Ingin Rebah Seharian
Jadi untuk kalian yang merasa kualitas tidur sering tidak baik atau kekurangan, cobalah untuk menata kembali ruang tidur yang lebih mendukung kenyenyakan tidur kalian.
Laporan Josephine Widya/ Sumber: BHG
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya