Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
China River Highway (YouTube/Xinhua)
Dream - China memiliki jembatan jalan raya yang melintasi tengah sungai di lembah pegunungan Provinsi Hubei. Jembatan ini disebut sebagai salah satu infratruktur paling mengesankan di Asia.
Diselesaikan pada tahun 2015, jalan raya di atas sungai itu juga dianggap sebagai keajaiban infrastruktur.
Menurut Oddity Central, Jembatan ini dirancang untuk menghubungkan kota Gufuzhen di daerah Xingshan, ke jalan raya utama yang menghubungkan Shanghai dan Chengdu di China barat daya.
Jalan raya gantung yang unik ini juga sekilas tidak masuk akal. Karena posisinya yang berada di tengah Sungai Xiangxi. Padahal, sudah ada area di pinggir sungai.
Rupanya, alasan para insinyur China memutuskan membangun jalan raya gantung yang membentang di sepanjang tengah sungai tidak hanya lebih murah untuk dibangun, tetapi juga lebih efisien.
Sedangkan membangun jalan raya melalui lanskap pegunungan yang kompleks seperti Lembah Sungai Xiangxi di Hubei lebih sulit daripada kedengarannya.
Hal itu melibatkan penggalian bermil-mil terowongan melalui batu, merelokasi orang yang tinggal di tepi sungai, dan memengaruhi flora dan fauna setempat.
Setelah menghitung, tim insinyur menunjukkan bahwa membangun jembatan jalan raya di atas sungai lebih murah dan lebih cepat daripada membangun jalan raya di darat. Dan tidak menimbulkan masalah yang lain juga.
Membangun jalan gantung sepanjang 4,4 kilometer yang mengikuti lekukan Sungai Xiangxi bukanlah pekerjaan yang murah, tetapi dikatakan lebih baik. Biaya yang dihabiskan 440 juta yuan atau sekitar Rp1,09 triliun disebut beberapa kali lebih kecil dari biaya jalan raya darat di lembah.
Dan keuntungan lainnya yakni mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk berkendara dari Gufuzhen ke jalan raya utama, yang bisa mencapai lebih dari satu jam menjadi hanya 20 menit.
Dalam 8 tahun sejak peresmiannya, jalan raya sungai China ini jug telah menjadi semacam objek wisata, dengan jutaan orang bepergian ke Hubei untuk merasakan pengalaman berkendara melalui tengah sungai dan menikmati pemandangan yang menakjubkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya