Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Magma Keluar Dari Gunung Berapi Di Islandia (sumber: Http://www.huffingtonpost.co.uk)
Dream - Di saat Indonesia masih berdebat soal penggunaan energi nuklir untuk pembangkit listrik, sebuah negara di Eropa justru telah berpikir untuk menggunakan panas magma dari perut bumi.
Negara tersebut, Islandia, kemungkinan menjadi negara pertama yang menghasilkan listrik dari panas magma. “ Jika rencana yang dirancang tahun depan ini berhasil, tiga persen dari kebutuhan energi Islandia akan menggunakan sumber listrik ini,” kata Gudmundur Omar Fridleifsson, kepala ahli geologi Iceland Deep Drilling Project (IDDP).
Islandia menciptakan sistem energi panas bumi berbasis magma pertama kali tanpa sengaja. Saat itu, para ilmuwan dari IDDP mengebor sekitar dua kilometer ke dalam ruang lava cair di Kaldera Krafla di utara pulau lima tahun yang lalu.
Dari kejadian tak sengaja itu, para ahli memutuskan untuk menggunakan panas magma guna menghasilkan 36 megawatt listrik pada tahun 2012. Sayangnya, rencana tim harus tertunda saat katup mengalami kegagalan selama proses pembangunan sehingga sumur harus ditutup.
" Kami kemudian merekondisi sumur atau melakukan pengeboran sumur baru di dapur magma untuk memproduksi uap," kata Fridleifsson seperti dikutip Dream dari laman worldbulletin.net, Senin, 1 September 2014.
Mustafa Kumral, profesor teknik geologi di Universitas Teknik Istanbul menambahkan, Selandia Baru dan Islandia berpengalaman sebagai negara pengguna panas bumi karena lokasi geologi dan sumber panas bumi yang melimpah. Di kedua negara ini, pemanfaatan tenaga panas bumi dan sumber energi panas lainnya sangat umum karena memiliki banyak gunung berapi. Selain itu, mereka memiliki lebih banyak kesempatan dibandingkan dengan negara-negara lain," katanya.
“ Sementara di Turki dan dunia lainnya, meski sudah mendapat perhatian, energi dari magma hanya menjadi sebatas wacana tanpa implementasi,” tambah Kumral.
Turki memiliki sekitar 14 gunung berapi aktif. Letusan terbaru terjadi pada 150 tahun yang lalu di Gunung Tendürek, sebuah gunung berapi di tenggara Turki.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya