Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Tidak semua produk minat dibeli masyarakat di mal. Ada beberapa jenis produk yang nyatanya laris dibeli via online. Hal ini yang menyebabkan belanja di mal masih menjadi pilihan warga Dubai.
Nielsen melakukan survei global terhadap e-commerce untuk meneliti belanja online dan keinginan konsumen untuk membeli. Hasilnya, pembelian secara online meningkat dua kali lipat sejak tahun 2011 untuk berbagai kategori. Seperti barang yang tahan lama, hiburan, buku, dan tiket.
Meskipun terjadi peningkatan dalam belanja online, jumlah pengunjung mal pun tercatat mengalami peningkatan. Banyak konsumen yang justru membeli langsung ke toko untuk beberapa produk.
" Di Timur Tengah, browsing online digunakan untuk eksplorasi pra-belanja dan belanja keperluan sehari-hari," ujar Direktur Pelaksana Nielsen untuk Kawasan Arab Arslan Ashraf seperti dikutip dari Emirates 247, Senin, 1 September 2014.
" Mal-mal telah mempromosikan budaya shoppertainment dan juga menjadikan mal sebagai pusat komunitas, dimana memberikan kesempatan pengunjung untuk saling bertemu. Hal inilah yang tidak diberikan belanja online," tambah Ashraf.
Dalam studi terbaru Nielsen ada beberapa kategori produk yang diminati banyak pembeli secara online. Berikut daftarnya:
1. Tiket pesawat 57%
2. Pemesanan hotel/ tur 48%
3. Tiket acara dan bioskop 43%
4. Handphone 29%
5. e-Books 28%
6. Baju/ aksesoris/ sepatu 35%
7. Barang elektronik 23%
8. Perangkat lunak komputer 35%
9. Musik 26%
10. Video/ DVD/ Games 24%
(ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya