Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Belanja Online.
Dream – Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2016 telah berakhir. Selama periode diskon besar-besar tiga hari itu, sejumlah lembaga turut mensurvei perilaku belanja masyarakat Indonesia.
Salah satunya lembaga yang melakukan survei tersebut adalah portal e-commerce, Shopback.
Country General Manager Shopback Indonesia, Indra Yonathan, mengatakan, hasil survei menunjukan seorang konsumen di Indonesia bisa menghabiskan waktu hingga lebih dari 1 jam untuk berbelanja online selama momen tersebut.
Sementara, konsumen memerlukan waktu paling singkat untuk belanja selama 1-5 menit.
“ Meskipun tidak terlalu dominan, konsumen yang menghabiskan waktu berbelanja di atas 1 jam ini jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan konsumen yang menghabiskan waktu berbelanja lebih cepat,” kata Indra di Jakarta, Senin 19 Desember 2016.
Dia mengatakan konsumen membutuhkan waktu lama saat berbelanja. Rata-rata produk yang dibeli adalah barang yang dibutuhkan dan penuh pertimbangan dan perbandingan, seperti belanja, laptop, smartphone, dan wisata. Dalam waktu 1 jam, konsumen bisa mengunjungi 3-4 toko online. Ada juga konsumen yang mengunjungi toko online lebih dari 10 toko.
Untuk nilai transaksi, setiap konsumen merogoh kocek Rp500 ribu-Rp1 juta untuk belanja online. Produk yang masih menjadi primadona adalah fesyen, gawai, aksesori, dan alat rumah tangga.
“ Berdasarkan survei dan temuan yang kami lakukan, dapat disimpulkan bahwa konsumen menyambut positif dan memiliki minat yang tinggi terhadap penyelenggaraan Harbolnas sebagai kegiatan tahunan,” kata dia.
(Sah/Laporan: Sartika Septiana)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya