Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kinerja Unit Usaha Syariah Bank Tabungan Negara (BTN) terbilang cukup positif di tengah kondisi perekonomian yang belum stabil pada tahun 2015. Hingga akhir Desember 2015, anak usaha BTN ini berhasil mencetak laba Rp 260,33 miliar.
Pertumbuhan laba year on year sebesar 28,79 persen jika dibandingkan laba yang tercetak di tahun 2014 yang sebesar Rp 202,14 miliar.
Sementara itu, berdasarkan laporan kinerja yang dikutip, Jumat, 5 Februari 2016, aset UUS BTN hingga akhir tahun 2015 mencapai Rp 13,3 triliun atau tumbuh 19,06 persen jika dibandingkan aset tahun 2014 sebesar Rp 11,15 triliun.
Jumlah simpanan hingga akhir tahun 2015 sebesar Rp 11,1 triliun atau tumbuh 26,95 persen dibandingkan total simpanan di tahun 2014 yang sebesar Rp 8,75 triliun.
Sedangkan realisasi pembiayaan sepanjang tahun 2015 lalu sebesar Rp 11,2 triliun atau tumbuh 16,37 persen dari realisasi pembiayaan tahun 2014 yang sebesar Rp 9,6 triliun. Pertumbuhan pembiayaan ini disertai penurunan kredit bermasalah (Non Performing Financing-NPF) menjadi 1,66 persen
" NPF 1,66 persen, kami sudah melakukan upaya perbaikan dengan pola yang sama dengan konvensional seperti penagihan dan restrukturisasi," ujar Direktur BTN Oni Febriarto dalam paparan kinerja BTN, kemarin.(Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya