Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Drone.
Dream – Di Indonesia, jasa pengiriman melalui ojek yang disediakan penyedia jasa transportasi online, jadi pilihan saat malas keluar rumah. Namun warga Malaysia mulai berpikir lebih jauh dan canggih.
Bukan menggunakan jasa ojek, sebuah perusahaan Malaysia, Average Drone, tengah mengembangkan jasa pengiriman makanan menggunakan pesawat nirawak (drone).
Dikutip dari World of Buzz, Selasa 18 Juni 2019, CEO Average Drone, Hamdee Hamdan, mengatakan pengiriman makanan berlangsung selama 12 menit dengan teknologi drone. Makanan yang bisa dipesan dan diantar dengan pesawat nirawak adalah mie, nasi, burger, roti isi, kue, dan buah-buahan.
“ Ini hanyalah percobaan. Setelah tiga bulan kami akan melihat hasilnya dan akan lebih banyak lagi makananan dalam menu,” kata Hamdee kepada The Star.
Dia mengatakan perusahaannya menggeluti bisnis drone sejak 2014. Untuk menjalankan bisnis pengiriman makanan, dia bekerja sama dengan Futurise, perusahaan yang dijalankan oleh Cyberview—anak usaha di bawah Kementerian Keuangan.
Selama tiga bulan, pihaknya akan melakukan uji coba pengiriman. Nantinya jasa pengiriman ini akan melayani pengiriman makanan sejauh 2 kilometer dari kantor Futurise di Cyberjaya, Malaysia.
Hamdee mengatakan biaya pengiriman makanan sebesar 2,5 ringgit (Rp8.565) untuk setiap perjalanan. Pengiriman makanan melalui drone bisa dijalankan melalui ponsel. Platformnya sudah berada di tahap akhir.
Nantinya, aplikasi itu akan mengizinkan pelanggan untuk menempatkan pesanan makanan.
Bisnis pengiriman makanan ini bernama Express Food. Pesawat nirawak bisa mengangkut makanan seberat 800 gram. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya