Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Utang Indonesia Hingga April 2019 Mencapai US$389,3 Miliar (Foto: Shutterstock)
Dream - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi utang luar negeri Indonesia hingga April 2019 telah mencapai US$389,3 miliar atau lebih dari Rp5.584,5 triliun dengan kurs Rp14.335 per dollar AS.
Dilihat dari asal peminjam, utang ribuan triliun rupiah tersebut banyak berasal dari swasta -termasuk BUMN- yang mencapai US$199,6 miliar. Sementara utang pemerintah mencapai US$189,7 miliar.
Utang luar negeri hingga 4 bulan pertama 2019 itu tumbuh 8,7 persen dibandingkan setahun yang lalu. Sementara dibandingkan bulan sebelumnya, utang Indonesia naik 7,9 persen.
BI dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, penambahan utang luar negeri tersebut terjadi karena transaksi penarikan neto utang luar negeri dan pengaruh penguatan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS sehingga utang dalam Rupiah tercatat lebih tinggi dalam denominasi dolar AS.
" Peningkatan pertumbuhan ULN terutama bersumber dari ULN sektor swasta, di tengah perlambatan pertumbuhan ULN pemerintah," tulis BI dalam keterangan tersebut.
Meski meningkat, BI menjamin kondisi utang luar negeri Indonesia masih tetap sehat. Kondisi itu terindikasi dari rasio utang luar negeri Indonesi aterhadap Produk Domestik Bruto pada akhir April 2019 yang mencapai 36,5 persen. " Relatif stabil dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya,"
Alasan lainnya, utang Indonesia didominasi itang jangka panjang dengan porsi mencapai 86,5 persen.
" Dengan perkembangan tersebut, meskipun ULN Indonesia mengalami peningkatan, namun masih terkendali dengan struktur yang tetap sehat," kata BI.
Mengutip data Statistik Utang Luar Negeri Indonesia, berikut adalah 5 negara yang paling banyak menomboki uang negara dan swasta di Indonesia:
5. Hong Kong
Total pinjaman untuk Indonesia: US$15,055 miliar
Utang pemerintah: US$65 juta
Utang Swasta: US$14,990 miliar
4. Tiongkok, China
Total pinjaman untuk Indonesia: US$17,407 miliar
Utang pemerintah: US$1,641 miliar
Utang Swasta: US$15,766 miliar
3. Jepang
Total pinjaman untuk Indonesia: US$28,913 miliar
Utang pemerintah: US$12,714 miliar
Utang Swasta: US$16,199 miliar
2. Amerika Serikat
Total pinjaman untuk Indonesia: US$21,470 miliar
Utang pemerintah: US$943 juta
Utang Swasta: US$20,527 juta
1. Singapura
Total pinjaman untuk Indonesia: US$64,726miliar
Utang pemerintah: US$461 juta
Utang Swasta: US$64.265 juta
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya