7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Jokowi Dan Prabowo (Foto: KLY)
Dream - Ketua tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto menyebut Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo telah menggunakan uang negara untuk memperoleh suara dalam pemilihan suara (pilpres) 2019.

" Koruptif, karena menyalahgunakan keuangan negara (misuse of state budget) untuk kepentingan pribadi pemenangan Paslon 01 dalam Pilpres 2019, dengan membungkusnya sebagai seolah-olah sebagai program negara," ujar Bambang di Gedung MK, Jakarta, Jumat, 14 Juni 2019.
Dia mengatakan, berbagai penyalahgunaan uang negara itu dilakukan dengan menaikkan gaji pegawai negeri sipil (PNS), pensiunan TNI-Polri sebesar Rp2,61 triliun.
Kemudian menjanjikan uang tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke 13 turun lebih awal dengan dana sebesar Rp40 triliun. Menaikkan gaji perangkat desa dengan dana sekitar Rp114 miliar.
Selain itu, kubu Prabowo-Sandi juga menemukan bahwa Jokowi telah menaikan dana keluaran Rp3 triliun, mencairkan dana bantuan sosial (bansos) Rp15,1 triliun, menaikan dan mempercepat penerimaan PKH Rp34,4 triliun, menyiapkan skema DP 0 persen untuk ASN dan Polri sebesar Rp500 miliar.
Bambang menuturkan, dengan model atas nama " program kerja" , Jokowi akan berdalih kalau apa yang telah dilakukannya bukan untuk mendongkrak suaranya dalam Pilpres 2019.
" Dapat diduga, Paslon 01 dan tim kampanyenya akan berdalih bahwa program negara tersebut bukanlah vote buying," ucap dia.
Menurut mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini, meski sudah dibantah dan dibahas dalam forum-forum kenegaraan. Penggunaan uang negara untuk mendongkrak suara jelas adanya.
" Hal demikian tidak menghilangkan hakekat bahwa anggaran dan program negara tersebut sedang disalahgunakan oleh Presiden petahana Joko Widodo, untuk kepentingan pribadi pemenangan Paslon 01 Joko Widodo dan KH Maruf Amin," kata dia. (ism)
Dream - Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tak hadir dalam sidang sengketa Pemilihan Presiden 2019 yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Jumat, 14 Juni 2019. Kehadiran pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden nomor urut 02 diwakilkan kepada tim kuasa hukum.

Ketua tim kuasa hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto, membenarkan kliennya tidak hadir di sidang MK. Meski begitu, dia memastikan hati Prabowo dan Sandiaga ada dalam ruang sidang.
" Pak Prabowo-Sandi tidak hadir di MK bukan tidak menghargai, tapi beliau ingin menjaga marwah konstitusi dan hatinya ada di dalam ruang sidang," ujar Bambang di Gedung MK, Jakarta, Jumat 14 Juni 2019.
Sidang perdana digelar MK dengan agenda pembacaan permohonan sengketa Pilpres 2019. Permohonan ini diajukan Prabowo-Sandi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku pihak termohon dan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin selaku pihak terkait.
Sidang ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan. Vonis akan dibacakan MK pada 28 Juni nanti.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?