Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Pria Berusia 89 Tahun Membagi-bagikan Cek Dengan Total Nilai Rp14 M (Foto: Shutterstock)
Dream - Seorang pengusaha real estate tersentuh hatinya setelah melihat nasib sebuah sekolah yang baru terdampak kebakaran hutan dahsyat di California, Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Dia datang dengan mendorong sebauh tas koper yang isinya cukup mengejutkan.
Pria itu bernama Bob Wilson. Dia adalah pria lanjut usia yang sudah berusia 89 tahun. Di usia senja, kemurahan hati miliarder tajir ini sungguh besar.
Tas koper yang dibawanya ternyata `berisi` uang senilai US$1,1 juta. Jika dikonversikan dalam bentuk rupiah mencapai Rp15,7 miliar. Uang itu dibawa dalam bentuk 1.100 cek dengan nominal masing-masing US$ 1000.
Bob sengaja datang ke sekolah itu setelah membaca artikel yang menceritakan nasib anak-anak SMA yang terdampak kebakaran hutan. Sekolah itu memang berada di daerah pegunungan yang dikelilingi banyak pepohonan.
" Saya membuat keputusan dalam dua atau tiga menit ketika membaca berita, bahwasannya saya ingin memberikan anak-anak ini sesuatu," jelas Wilson yang datang jauh-jauh dari San Diego di selatan California menuju Paradise di utara mengutip laman Liputan6.com, Jumat, 30 November 2018.
Yup, Bob menyerahkan semua uang dan cek bernilai total miliaran rupiah itu untuk sekolah tersebut. Sementara ribuan cek disebarkan untuk tiap murid, guru, petugas kebersihan, sopir bus, dan staf di SMA itu.
Awalnya, Bob sebetulnya hanya ingin memberikan gift card untuk korban di sekolah itu. Namun rencana itu diurungkan dan dia memilih untuk memberikan uang karena dianggap lebih bermanfaat.
Bob menganggap setiap anak mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda.
" Biarlah mereka menentukan apa yang ingin mereka lakukan dengan uang itu. Mungkin mereka akan menolong keluarga mereka, mungkin mereka ingin membeli bensin untuk mobil mereka, mungkin mereka ingin membeli sepeda, terserah mereka," ucap pria 89 tahun itu.
Di dalam cek tersebut, Bob juga sempat menuliskan dukungan moril untuk para korban kebakaran dahsyat itu.
" Tolong pahami bahwa kamu tidak sendirian, seseorang yang datang dari sejauh San Diego peduli padamu dan memiliki kepercayaan kuat bahwa hari esok akan lebih baik dari hari ini."
(sah, Liputan6.com/Tommy Kurnia)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya