Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bank Mandiri Syariah (Foto: Facebook @syariahmandiri)
Dream - Perbankan syariah harus bersiap dengan lima tantangan di tahun 2019. Salah satu yang harus dipersiapkan diantaranya perbankan harus memutuskan nasib Unit Usaha Syariah (UUS) yang dimilikinya.
Komisaris Utama PT Bank Mandiri Syariah, Mulya E Siregar dalam " Media Training Perbankan Syariah" di Hotel Grage Spa Kuningan, Jawa Barat, ditulis Kamis 29 November 2018 mengatakan jika Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan tahun 2019 sebatas batas waktu bagi pemilik bank untuk memutuska melakukan konversi atau spin off UUS
Sekadar informasi, pada tahun 2022, bank yang punya UUS harus melepas unit usaha dan menjadikannya sebagai bank syariah full fledge. Kalau ingin spin off, UUS itu harus memiliki modal yang cukup.
Mulya mengatakan empat tantangan bagi pengeloa bank syariah di tahun depan juga muncul dari rencana bisnis untuk menerapkan keuangan berkelanjutan.
" Kalau perbankan syariah tak ke sana, akan ketinggalan," kata Mulya.
Tantangan ketiga adalah menyangkut dana haji. Mulya mengatakan tahun depan dana haji akan mulai dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Jika ingin instansi ini menempatkan dana di perbankan syariah, instutisi keuangan ini harus menjaga kesehatan banknya.
Untuk bisa menyerap dana tersebut, bank syariah harus mampu berinovasi terutama dalam produk keuangan yang dirancangnya. Seperti diketahui, salah satu instrumen investasi yang bakal dimasuki BPKH adlah surat utang syariah atau sukuk.

(Komisaris Utama Bank Mandiri Syariah, Mulya E Siregar/Foto: Dream.co.id)
" Kalau hanya di sukuk, Kementerian Agama juga bisa. Tapi, bagaimana caranya dana itu bisa memberikan nilai tambah, tidak hanya Dana Pihak Ketiga (DPK) dan sukuk, tapi juga pembiayaan di sektor riil," kata dia.
Mulya menambahkan kalangan perbankan syariah juga menghadapi tantangan dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat. Bank syariah harus secepatnya masuk ked dunia perbankan digital (digital banking).
Dikahawatirkan bank syariah yang tak segera berbenah dan masuk ke digital banking akan tertinggal dari para pesaingnya. Tak hanya itu, bank juga harus siap bersaing dengan perkembangan bisnis teknologi keuangan (Financial Technologi) yang semakin cepat.
Mulya menyarankan dengan bertaburannya Fintech, pengelola bank seharusnya menjadikan industri baru ini sebagai teman seiring untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.
" Ada spot yang tidak bisa dimasuki oleh bank," kata dia.
Terakhir, kata Mulya, tantangan yang dihadapi bank syariah adalah sinergi dengan bank perkreditan rakyat syariah (BPRS). Mulya mengatakan OJK baru saja mengeluarkan regulasi manajemen risiko bagi BPRS. " BPRS dianggap sudah siap. BPRS bisa saja melangkahi BUS," kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya