Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Teller Bank Mandiri Syariah Tengah Melayani Nasabah (Foto: Mandiri Syariah)
Dream - PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) siap menerapkan prinsip sustainable finance pada 2019. Rencana tersebut disampaikan bersamaan dengan penyampaian Rencana Bisnis Bank (RBB) 2019.
Prinsip keuangan berkelanjutan itu sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51 Tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.
Komisaris Utama Mandiri Syariah, Mulya E. Siregar, mengatakan bank syariah berkomitmen untuk implementasi prinsip sustainability di ketentuan dan operasionalnya. Prinsip keberlanjutan ini sejalan dengan prinsip maqashid syariah syariah atau tujuan syariah yakni kemaslahatan umat dan lingkungan.
" Aktivitas perbankan yang dijalankan Mandiri Syariah sejalan dengan maqasid syariah atau nilai-nilai syariah. Kini menjadi makin kuat sejalan POJK 51 tahun 2017," kata dia dalam " Media Training Perbankan Syariah" di Hotel Grage Spa Kuningan, Cirebon, Jawa Barat, ditulis Kamis 29 November 2018.
Mulya mengatakan ada dua kelompok besar program keuangan berkelanjutan yang sudah direncanakan Mandiri Syariah. Kedua program itu menyangkut sustainable finance terkait bisnis dan yang terkait dengan aksi sosial.
" Ini semua adalah upaya kami dalam mewujudkan konsep bahwa bank syariah mampu mengembangkan ekosistem yang tak hanya berorientasi internal (profitabilitas perusahaan), tetapi juga berdampak positif secara luas untuk masyarakat, lingkungan," kata dia.

Tak hanya itu, keuangan berkelanjutan ini juga bisa berkontribusi pada masterplan jasa keuangan Indonesia, Rencana Pembangunan Jangka Panjang, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, dan mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).
Mulya mencontohkan program keuangan berkelanjutan yang dijalankan anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (Persero) ini seperti program bantuan bencana alam dan Desa Mandiri Syariah.
Direktur Mandiri Syariah, Putu Rahwadhiyasa, mengatakan program ini memang akan berjalan tahun depan, namun pihaknya telah memulainya terlebih dahulu melalui program desa mandiri di Lampung.
Pilot project yang bernama Program Desa Mandiri ini dimulai awal November dengan memberdayakan 100 petani.

" Insya Allah, dalam menjalankan bisnis Bank, Mandiri Syariah tidak hanya bertujuan mencari profit semata tapi keberadaan kami harus dapat memberikan kontribusi bagi people dan planet," kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya