Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Berapa Ekspektasi Kenaikan Gaji Pegawai Di Indonesia? (Foto Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Selain libur akhir tahun, 2019 adalah penantian paling mendebarkan bagi para pegawai. Biasanya, di sepertiga bulan pertama, manajemen perusahaan sudah mengumumkan ada tidaknya kenaikan gaji di tahun baru itu.
Siapa yang tak senang mendengar kabar tersebut? Meski hati terasa sedih juga jika harapan pupus karena kinerja perusahaan tak memenuhi target.
Untuk tahun depan, Kementerian Ketenagakerjaan telah mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) naik 2019 sebesar 8,03 persen. Kamu yang menerima upah di bawah angka tersebut, pasti langsung senang.
Beda halnya dengan mereka yang sudah menerima penghasilan di atas UMP. Karena sudah diatas ambang minimal upah, tambahan gaji tak melulu mengikuti besaran kenaikan UMP.
Mengutip laman Liputan6.com, Kamis, 29 November 2019, perusahaan spesialis rekrutment profesional global Robert Walters telah merilis hasil survei tentang gaji 2019. Laporan tersebut memuat tentang ekspektasi pegawai terhadap besaran kenaikan gaji tahun depan. Masing-masing sektor berbeda angkanya.
Dari laporan ini disebutkan, karyawan di industri teknologi mengharapkan kenaikan gaji hingga 50 persen, yakni 20 persen lebih tinggi dari tahun 2018.
Survei gaji 2019 Robert Walters memprediksi, permintaan kandidat kerja yang cerdas teknologi dan dwibahasa akan semakin tinggi seiring bisnis dan perkembangan teknologi yang terus berkembang pesat.
Managing Director Robert Walters untuk Asia Tenggara Toby Fowlston mengatakan, Asia Tenggara adalah pemain utama di era digital.
Hal ini akan berdampak pada bakat dengan pengalaman industri yang mencakup peran luas di seluruh pasar kerja, penggerak regional besar pada 2019.
" Terdapat kebutuhan permintaan yang tinggi untuk kandidat yang terampil di sektor IT, khususnya di bidang pertumbuhan, serta kandidat dengan pengetahuan teknologi dan kemampuan e-commerce yang dapat diterapkan ke banyak disiplin ilmu," ucapnya di Jakarta, baru-baru ini.
Dalam survei gaji Robert Walters juga terungkap jika 68 persen pegawai profesional yang disurvei mengharapkan kenaikan gaji lebih dari 10 persen pada tahun 2019.
Selain itu, kenaikan gaji rata-rata 20-25 persen untuk pekerjaan dengan keterampilan digital dan teknologi pada tahun 2019. Setidaknya 20 persen gaji naik diharapkan di bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, dan Penjualan & Pemasaran.
" Jadi kami telah mengamati kejadian di mana perusahaan menghabiskan banyak waktu wawancara untuk mengisi posisi yang baru dibuat, yang menyebabkan hilangnya kandidat yang baik," ujar Country Manager Robert Walters untuk Indonesia Eric Mary.
" Karenanya, manajer perekrutan perlu lebih tegas mempertahankan minat calon kandidat yang kuat, terutama ketika merekrut untuk peran khusus," ia menambahkan.
(Sah, Sumber: Liputan6.com/Bawono Yadika)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya