Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Sekitar 3 ribu pekerja terdiri dari guru, pemadam kebakaran, dan pekerja lainnya di New York, Amerika Serikat (AS) terancam kehilangan pekerjaan mereka. Hal ini disebabkan mereka tak menjalani vaksinasi Covid-19 sesuai dengan batas waktu yang ditentukan pemerintah setempat.
Dikutip dari BBC, Sabtu, 12 Februari 2022, Walikota New York Eric Adams menegaskan pemerintahannya tidak akan mengubah aturan yang mewajibkan vaksinasi bagi warganya. Sikap itu akan tetap dipertahankan meski kotanya menghadapi protes selama berhari-hari sejak kebijakan tersebut diumumkan setahun lalu.
Dalam laporan tersebut, lebih dari 95 persen staf telah mematuhi kebijakan tersebut. Sementara, para penentang mengatakan persyaratan itu dinilai melanggar kebebasan mereka.
Eric Adams mengatakan pada konferensi pers bahwa kota itu tidak memecat karyawan, namun ada sanksi berupa cuti tak berbayar karena tidak mematuhi kewajiban vaksinasi Covid-19.
Sebanyak 3 ribu pekerja yang tidak divaksinasi telah cuti tanpa dibayar sejak mandat itu mulai berlaku musim gugur lalu. Sementara, sekitar seribu karyawan setuju untuk mendapat suntikan vaksin, namun berisiko kehilangan posisi mereka pada hari Jumat mendatang jika mereka gagal menyerahkan bukti vaksinasi.
New York menjadi salah satu kota di AS yang bersikeras bahwa pegawai publik harus mendapatkan vaksinasi Covid-19. Hal ini menurut para ahli adalah cara teraman untuk melindungi dari infeksi.
Kini, lebih dari 85 persen orang dewasa di New York telah divaksinasi lengkap.
San Francisco, Boston, dan Chicago adalah beberapa kota dan negara bagian yang juga telah menerapkan aturan serupa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya