6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
@pritaghozie
Dream - Apakah Sahabat Dream pernah mendengar asuransi berbasis unit link? Saat ini, cukup banyak mitos seputar unit link yang masih salah kaprah di kalangan masyarakat, terutama mitos bahwa unit link itu sangat merugikan calon pemegang polis.
Financial Planner, Prita Ghozie, mengatakan, polis asuransi jiwa berbasis unit link ini menawarkan dua fitur produk, yaitu asuransi dan investasi.
" Yuk pahami dengan baik kebutuhan proteksi keluarga agar tidak salah dalam melakukan perencanaan," tutur Prita dalam unggahan akun Instagramnya, Jumat 11 Februari 2022.
Sebagai informasi, unit link adalah produk yang diterbitkan perusahaan asuransi jiwa yang mengkombinasikan dua produk, yaitu produk asuransi jiwa dan produk investasi dana kelolaan. Unit link layaknya proteksi, yang berguna untuk melindungi terhadap resiko kedidupan, agar nasabah tidak perlu mengambil dana tabungan.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai mitos dan fakta seputar produk asuransi unit link menurut Prita Ghozie.
Mitos pertama yang beredar, jika market turun maka proteksi unit link ikut turun. Faktanya, penurunan market hanya akan berdampak pada nilai investasi, namun tidak berdampak pada guna pertanggungan sesuai dengan kontrak asuransi jiwa.
Mitos kedua, unit link adalah produk investasi. Faktanya,
unit link adalah penggabungan dari dua produk yaitu asuransi jiwa dengan investasi.
Mitos terakhir, premi unit link itu mahal. Faktanya, premi yang disetor akan terbagi menjadi premi dasar yang akan membiayai asuransi (cost of insurance) dan biaya lain. Selain itu, ada juga premi top up yang akan membentuk nilai investasi produk unit link.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
