7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Melllisa Burhan (Facebook)
Dream - Jalan hidup seseorang tak ada yang pernah tahu. Bertekad memperhatian buah hatinya, Adeena Zehar Ahmad Zaky, Mellisa Burhan memutuskan mengorbankan karir cemerlang sebagai pegawai sebuah bank. Dia memilih menjadi seorang penjahit.
Keputusannya itu ternyata membawanya pada kesuksesan. Merangkak dari seorang penjahit, Mellisa, atau karib disapa Mel berhasil menjadi pendiri The Burblepearl.
Kisah sukses Mel ini dimulai pada Oktober 2015. Mel memutuskan berhenti kerja. Dia tak sepenuhnya Nekat. Mel sudah punya pengalaman. Dan desakan menjadi ibu terbaik untuk anaknya begitu besar.
" Sebelum keluar kerja, saya mencoba menjahit syal dan menjualnya pada Jui 2015. Saya menerima respon yang tak terduga," kata seperti dikutip laman Sinarharian.com.my, Kamis, 24 Maret 2016.
" Saya tak sengaja memutuskan bisnis manik-manik," kata Mel.
Mel menceritakan awalnya memulai menjadi penjahit manik hanya untuk memuaskan diri saat membuat pakaian khusus di hari bersejarah.Tak dinyana, baju jahitannya disukai rekan-rekannya.
Sejak saat itu, Mel mulai kebanjiran order. " Dimulai tahun 2012, mereka memesan baju kepada saya," kenangnya.
Dia memulai bisnisnya dengan modal sangat kecil. Hanya 250 ringgit atau Rp 870 ribu. Uang itu dipakai membeli bahan-bahan untuk mempercantik busana jahitannya.
Munculnya pesanan jahitan membuat Mel berani melangkah lebih jauh. Lewat desakan temannya, Mel mulai mendirikan bisnis menjahit manik di rumahnya sendiri.
Bahkan dia hanya menggunakan bahan-bahan sisa dari renda dan manik-manik dari gaun pengantin untuk menghias scarf.
" Meski bahan terbatas, hasil jahitan Mel ternyata disukai. Dia pun membuat brand Mary," ujar istri dari Ahmad Zaki Abdullah.
Lambat laun karya Mel mulai dikenal. Bukan hanya merancang jahitan manik sendiri, Mel mulai menerima pesanan dari perancang ternama. Sejumlah butik juga meminta bantuannya.
Diakui Mel, dia masih akan terus berkarya menjahit gaun pengantin manik-manik dan jilbab. Permintaan kedua produk ini bahkan masih terus tinggi.
Kini, di usia 31 tahun, Mel kini tak perlu lagi terburu-buru pergi ke kantor di pagi hari. Kini hidupnya lebih tenang. Merawat buah hati dan keluarga, Mel bisa tetap berkaya dengan mengelola bisnisnya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?