Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock.com
Dream - Banyak orang yang mengira bahwa kehamilan hanya dapat terjadi dengan proses penetrasi. Padahal, kehamilan bisa terjadi dengan berbagai cara.
Salah satunya adalah splash pregnancy yang tidak memerlukan penetrasi. Kehamilan tanpa penetrasi bisa terjadi akibat mengeluarkan cairan ejakulasi di bagian luar miss V, meletakkan jari yang terdapat air mani di sekitar miss V, menempelkan penis pada miss V ketika ereksi maupun mengeluarkan cairan pra ejakulasi.
Oleh karena itu, kamu perlu melakukan pencegahan dan lebih berhati-hati ketika ingin berhubungan seksual. Dilansir dari Sehatq.com, berikut cara mencegah kehamilan tanpa penetrasi.

Meski terkadang kehamilan masih terjadi, namun pakailah kondom agar lebih aman. Memakai kondom juga bisa mencegah penularan penyakit seksual yang bisa tertular melalui kontak fisik.
Minum pil KB
Konsumsi pil KB secara rutin bisa menjadi solusi pencegahan kehamilan. Efektivitas konsumsi pil KB diklaim sebesar 91 persen jika dikonsumsi sesuai saran dokter.
Pemakaian alat kontrasepsi diafragma bertujuan untuk mencegah sperma masuk ke rahim dengan efektivitas sebesar 88 persen. Dokter akan memberikan diafragma yang cocok dengan tubuhmu.
Memakai patch
Cara kerja patch hampir sama dengan pil KB, yaitu memproduksi hormon untuk mencegah pelepasan sel telur. Cara ini lebih efektif daripada memakai kontrasepsi diafragma.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya